Pemkab Jayawijaya Minta Oknum Yang Lakukan Pembakaran Rumah di Wouma Segera Berhenti
WAMENA - Pemkab Jayawijaya meminta kepada oknum -oknum yang masih melakukan aksi -aksi pembakaran rumah di wilayah Distrik Wouma untuk segera berhenti, karena sudah cukup melakukan aksi -aksi seperti itu dan sudah cukup menciderai kota Wamena, sebab saat ini pemerintah masih berupaya agar perumahan yang dibakar itu bisa segera dibangun.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengakui sampai dengan saat ini masih ada oknum-oknum yang terus mencari persoalan dengan melakukan pembakaran rumah di wilayah distrik Wouma, oleh karena itu, saat ini pemerintah kabupaten Jayawijaya meminta untuk berhenti melakukan aksi -aksi yang mincederai kota ini.
"Persoalan ini tak gambang, sebab orang bangun rumah itu dengan biaya yang besar, namun dibakar dengan mudahnya, ini tidak boleh terjadi lagi, pakai hati nurani dan naluri yang baik, jangan dengan tindakan seperti itu," tegasnya di Wamena Rabu (15/7/2026).

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, saat melakukan kunjungan ke Kantor KPA KAbupaten Jayawijaya. Senin (13/7/2026).
Foto : Denny
Menurutnya, masalah ini bukan perkara yang mudah, seandainya Bupati mampu atau semua orang bisa sulam mungkin rumah yang terbakar itu dalam satu malam semuanya bisa terbangun kembali, semua itu membutuhkan anggaran pengajuan program, namun untuk hal yang emergency itu sudah disampaikan sampai ke tingkat pusat.
"Semua itu ada tahapan yang harus kami lalui dan kami sudah menyurati dari tingkat Provinsi barulah diteruskan ke tingkat pusat dalam hal ini kemendagri, BNPB, kementrian perumahan dan pemukiman, namun kami juga tak tinggal diam kami juga menyambut kesana untuk bisa segera ditindak lanjuti," jelas Bupati Murip.
Mantan Dandim1702/ Jayawijaya menekankan kepada oknum -oknum masyarakat yang masih terus mengganggu dengan malakukan aksi -aksi pembakaran rumah, tentunya tindakan kejahatan yang dilakukan itu pasti akan dibalas oleh Tuhan, pemerintah saat ini sedang berjuang agar relokasi rumah yang terbakar itu secepatnya dibangun.
"Kalau pemerintah pusat sudah setujui untuk dilakukan pembangunan ulang, maka pasti kita akan lakukan secepatnya, kita ini tak tidur, tetapi kita kerja, masalah ini tidak mudah seperti membalikan telapak tangan," beber Atenius Murip.

Pembakaran Rumah Warga di Wilayah Distrik Wouma Minggu lalu.
Foto :Istimewa
Bupati Juga menambahkan jika saat ini pemerintah terus bekerja dan berupaya untuk bisa mewujudkan pembangunan atau pembangunan kembali rumah -rumah warga yang dibakar dampak dari Konflik antara dua kelompok masyarakat di Wouma beberapa bulan lalu.
"Semua itu ada proses, sehingga harus tunggu sebab prosedurnya berjalan bertahap, kalau belum berjalan kita akan pergi lagi kesana, kita tidak malu untuk meminta-minta ke kementrian agar pemerintah pusat bisa melihat masalah ini," tutup Bupati Murip. (Denny/Martina)