Kasus Covid-19 Naik Drastis, Pemda Jayawijaya Wacanakan Buka Kembali Posko Sentani

Bupati Jayawijaya selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jayawijaya saat memimpin rapat bersama forkopimda Foto : Vina Rumbewas Kasus Covid-19 Naik Drastis, Pemda Jayawijaya Wacanakan Buka Kembali Posko Sentani
Bupati Jayawijaya selaku Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jayawijaya saat memimpin rapat bersama forkopimda Foto : * Vina Rumbewas



WAMENA – Bertambahnya kasus positif baru di Kabupaten Jayawijaya yang beberapa hari terakhir naik dengan jumlah yang signifikan mendorong pemerintah Jayawijaya berencana akan membuka kembali Posko Kesehatan di Sentani.

Hal ini disampaikan Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua usai memimpin rapat bersama Forkopimda terkait penanggulangan Covid-19 di Jayawijaya, yang berlangsung di lantai 3 gedung Otonom, Wamena, Selasa (29/06/21).

“Hasil rapat forkopimda, banyak yang menyarankan untuk diaktifkan kembali posko di Sentani, karena sejak kita berlakukan screening di Bandara Wamena angka positif naik dan cukup tinggi, kemarin bahkan sampai 8 orang kita temukan,” ungkap Jhon Banua.

Menurut bupati, rencana pembukaan kembali posko kesehatan di Sentani telah dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi Papua dalam hal ini Sekda, yang berjanji akan membuka posko milik Pemprov di bandara Sentani untuk menscreening warga yang akan masuk ke wilayah Lapago.

Dan selama seminggu ini Pemda Jayawijaya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov terkait pendirian posko swab antigen ini.

“Kita akan lihat apabila hingga minggu ini belum ada tim dari Pemprov maka terpaksa kita akan dirikan posko kita di Sentani,” kata Banua.

Lanjut bupati, pihaknya bukan tidak mempercayai hasil swab antigen dari Sentani, hanya saja pada kenyataannya banyak ditemukan penumpang yang positif setelah dilakukan swab anti gen ulang dan PCR di Wamena.

“Kita bukan tidak percaya orang yang melakukan swab antigen di Sentani, tapi kita lihat kenyataan yang masuk di Wamena setelah dilakukan swab ulang di tanggal yang sama positif. Ini jadi pertimbangan kita untuk menjaga masyarakat kita di Jayawijaya,” tuturnya.

Sementara terkait pembatasan aktifitas warga Pemda Jayawijaya juga masih menunggu keputusan pemerintah provinsi Papua, namun yang terpenting menurut Banua yakni menjaga arus masuk warga yang masuk Jayawijaya melalui udara maupun jalur darat.

“Kita juga akan buka posko di Polsek Kurulu dan kami sementara siapkan petugas, kalau sudah siap kami akan mulai melakukan screening warga yang masuk melalui darat,” katanya.

Lanjut bupati, Pemda sendiri belum berencana melakukan lockdown namun hanya melakukan screening ketat di bandara Wamena sambil menunggu pembentukan posko kesehatan di Sentani oleh pemerintah Provinsi.

Berdasarkan data per tanggal 29 Juni 2021, terjadi penambahan kasus baru sebanyak 16 kasus sehingga total saat ini terdapat 75 kasus Covid-19 di Jayawijaya, dari jumlah kumulatif sebanyak 1.085 kasus, dengan kasus sembuh 1.003 kasus, dan meninggal dunia 7 kasus. (*).

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top