Persiapan FBLB 34 Tahun 2026 DISBUDPAR Jayawijaya Pastikan Sudah Mencapai 70 Persen
WAMENA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya memastikan H-10 menjelang pelaksanaan iven tahunan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke 34 tahun 2026, panitia akan fokus untuk melakukan perbaikan- perbaikan di di sejumlah fasilitas pendukung seperti tribun, toilet, honai, menara pantau dan fasiltas pendukung lainnya yang ada di lokasi perang-perangan.
Kepala DISBUDPAR Kabupaten Jayawijaya Engelbert Serabut, S.Sos menyebutkan jika persiapan untuk FBLB yang menjadi iven tahunan yang masuk dalam 10 besar Kharisma event Nasional (KEN), pada prinsipnya persiapan yang dilakukan sudah mencapai 70 persen, tinggal dilakukan pembenahan di lokasi hingga mencapai 100 persen.
"Untuk persiapan dilapangan dijadwalkan dalam minggu ini pembenahan yang dilakukan semuanya dapat diselesaikan, mulai perbaikan atap tribun, perbaikan toilet, pembuatan honai, menara pantau dan beberapa fasilitas pendukung lainnya,"ungkapnya Rabu (29/7/2026) di Wamena.

Tribun utama lokasi pelaksaan FBLB ke 34 Tahun 2026 Distrik Welesi yang saat ini masih dalam perbaikan.
Foto : Denny Tounjaw
Menurutnya, panitia lokal juga akan melakukan pembersihan terhadap lokasi penyelenggaraan festival, serta pembersihan jalan dan juga lokasi yang dipersiapkan untuk melakukan pameran UMKM, sehingga pada saat pelaksanaan semua itu tak perlu lagi dipersiapkan dan bisa langsung melihat beberapa atraksi pertunjukan yang telah dipersiapkan.
"Dalam Minggu ini kita coba untuk selesaikan semua pembenahan-pembenahan dari fasilitas yang yang ada di lokasi tersebut sehingga pelaksanaan FBLB ke 34 ini tidak menemui kendala lagi," jelas Engelbert.
Kata Kadis BUDPAR Jayawijaya, Pelaksanaan FBLB tahun 2026 ini tinggal menghitung hari, sehingga panitia sedang berupaya semaksimal mungkin menyelesaikan kerusakan -kerusakan fasilitas pendukung yang ada di wilayah distrik welesi, sehingga pada saat pelaksanaan para wisatawan yang datang sudah bisa menggunakan fasilitas tersebut.

Pembangunan Honai adat Suku Hubula yang nantinya akan ditampilkan dalam pelaksaan FBLB ke 34 Tahun 2026.
Foto : Denny Tounjaw
"Memang kita harus segera selesaikan fasilitas pendukung tersebut, dalam pembelian tikat yang dilakukan secara online semua fasilitas yang digunakan sudah terinclude didalamnya termasuk toilet dan parkiran,"kata Sorabut
Di sisi lain untuk pelaku usaha baik itu dari UMKM, dan usaha -usaha lainnya itu sudah mendaftar kepada panitia, oleh karena itu, perlu ada tempat yang dipersiapkan untuk mereka bisa menjajakan prodaknya baik itu kerajinan tangan, kopi, bahkan juga kuliner guna menambah daya tarik dari pelaksanaan iven tahunan di Kabupaten Jayawijaya.

Kepala DISBUDPAR Kabupaten Jayawijaya Engelbert Serabu, S.Sos
Foto : Denny Tounjaw
"Seperti biasa kami tetap akan mempersiapkan tempat untuk para pelaku usaha yang ada di wilayah ini, tak hanya di Welesi saja, namun juga disiapkan halaman kantor Bupati Jayawijaya sebagai rangkaian dari pelaksanaan FBLB," tutup Kadisbudpar Jayawijaya. (Denny Tounjaw /Martina Matuan)