Bupati Jayawijaya Himpun Aspirasi Tokoh 40 Distrik untuk Perkuat Stabilitas dan Percepatan Pembangunan
WAMENA – Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menggelar pertemuan bersama para tokoh dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya sebagai upaya merumuskan solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari keamanan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga penanganan dampak konflik sosial, Senin 27 Juli 2026.
Dalam pertemuan tersebut hadir Aparatur Sipil Negara (ASN), Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Dewan Adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, kepala suku, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, termasuk Sekretaris Daerah, staf ahli, dan staf khusus Bupati.
Bupati Atenius Murip menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H, M.H didampingi Plt Sekda Jayawijaya Drs.Tinggal Wusono, M.AP dan Staf Khusus Bupati Meki Wetipo, saat memberikan arahan kepada seluruh Para Tokoh 40 Distrik se Kabupaten Jayawijaya.
Foto : Kominfo Jayawijaya
"Hari ini kami mengundang seluruh tokoh dari 40 distrik untuk bersama-sama menyampaikan aspirasi dan mencari solusi terhadap kondisi Kabupaten Jayawijaya secara menyeluruh, baik dari sisi keamanan, pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur. Pemerintah juga telah menyampaikan progres pembangunan yang sedang berjalan," ujar Bupati.
Salah satu perhatian utama dalam pertemuan itu adalah penanganan pasca konflik sosial di Distrik Wouma yang mengakibatkan lebih dari 250 rumah warga terbakar dan menimbulkan penderitaan bagi masyarakat terdampak.
Bupati menegaskan bahwa proses pembangunan kembali rumah-rumah warga tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melalui tahapan administrasi dan mekanisme yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah menyelesaikan proses pendataan dan saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan.
"Pembangunan kembali rumah-rumah yang terbakar tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua harus melalui proses. Pemerintah sudah melakukan pendataan dan mengurus seluruh tahapan administrasi agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera direalisasikan," jelasnya.
Usai pertemuan tersebut, Bupati dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), guna mempercepat proses bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi masyarakat terdampak konflik.
Selain membahas pemulihan pasca konflik, Bupati juga menyoroti kondisi keamanan yang belakangan masih diwarnai berbagai gangguan yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Berbagai masukan yang disampaikan para tokoh dalam forum tersebut telah dirangkum sebagai bahan penyusunan langkah-langkah strategis pemerintah daerah, baik untuk penanganan jangka pendek maupun kebijakan jangka panjang.
Bupati berharap sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat upaya membangun Kabupaten Jayawijaya yang aman, damai, dan semakin maju.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Jayawijaya. Pemerintah akan terus bekerja agar pembangunan berjalan lebih baik, situasi keamanan semakin kondusif, dan peristiwa-peristiwa yang merugikan masyarakat tidak terulang kembali," tutup Bupati. ( Agris/ Martina)