Dua Ruang Khusus Anak dan Satu Layanan Umum RSUD Wamena Diresmikan Bupati Jayawijaya
WAMENA - Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang digunakan untuk pelayanan anak seperti ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), ruang perawatan Kanak-Kanak (RKK), dan loket pendaftaran rawat jalan yang berlaku untuk umum. Jumat (25/9/2026).
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH menyatakan, Rumah sakit bukan hanya sekadar gedung tempat merawat orang sakit, melainkan sebuah pusat pelayanan kemanusiaan yang harus terus bertransformasi, demi menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“Saya menyambut baik adanya 3 fasilitas krusial ini bisa diresmikan sekaligus, di mana masing-masing ruangan ini memiliki peran strategis, yaitu yang pertama, ruangan kanak-kanak (RKK),” ungkapnya di RSUD Wamena usai melakukan peresmian.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH di dampingi Direktur RSUD Wamena dr. Charles Ratulangi, Sp.OG saat meresmikan loket pendaftaran RSUD Wamena. Jumat (25/9/2026)
Foto : Denny Tonjauw
RKK sebagai tempat perawatan bagi anak-anak yang memerlukan observasi, pengobatan, atau pemulihan jangka pendek hingga panjang, ruangan ini juga diharapkan memiliki konsep ramah anak, seperti dinding penuh warna dan gambar kartun, untuk mengurangi rasa takut dan kecemasan anak selama dirawat.
“Kedua, ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit), Merupakan ruang perawatan intensif khusus anak ini, sebagai wujud nyata kepedulian kita terhadap masa depan generasi penerus daerah.” Kata Bupati Murip.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH saat mencoba mendaftarkan dirinya ke Polik Penyakit Dalam RSUD Wamena ke petugas loket rawat jalan dengan sistem yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan Wamena.
Foto : Denny Tonjauw
Pemerintah menyadari bahwa penanganan medis darurat untuk anak-anak memerlukan fasilitas dan keahlian yang spesifik, sehingga melalui keberadaan ruang picu ini, diharapkan angka mortalitas pada pasien anak yang membutuhkan perawatan kritis dapat kita tekan semaksimal mungkin.
“Ruang yang ketiga, adalah loket pelayanan baru. Perlu diingat bahwa wajah terdepan dari rumah sakit adalah pelayanan administrasinya, sehingga diperlukan loket baru yang lebih representatif, nyaman, dan berbasis digital,” jelas Bupati Jayawijaya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH saat melakukan peresmian Ruang rawat Inap Kanak-Kanak RSUD Wamena
Foto : Denny Tonjauw
Pelayanan loket ini bertujuan untuk memangkas waktu tunggu, mengurai antrean, serta memberikan kenyamanan dan transparansi informasi bagi pasien Maupun keluarganya yang datang mencari kesembuhan.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH., MH saat meninjau ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Wamena
Foto : Denny Tonjauw
“Saya berpesan kepada seluruh manajemen dan tenaga Kesehatan di RSUD Wamena bahwa gedung dan fasilitas yang modern tidak akan berarti banyak tanpa dibarengi dengan peningkatan attitude melalui pelayanan yang ramah, tulus, dan responsif," tutup Mantan Dandim 1702/ Jayawijaya. (Denny Tonjauw/Martina Matuan)