Karnaval Budaya Nusantara Jayawijaya Digelar Besok, Tampilkan Keberagaman Budaya

Wamena - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara akan digelar pada Senin, 10 Agustus 2026. Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk pengaturan rute, peserta, waktu pelaksanaan hingga strategi pengamanan guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa.

Kepala bidang Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Naftali Rumbiak mengatakan rute karnaval tahun ini tidak mengalami perubahan dari rencana awal. Hal tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Bupati Jayawijaya, Minggu 9 Agustus 2026.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Jayawijaya, Naftali Rumbiak,S.Sos.,M.Si saat di temui awak media, sore tadi usai Rapat Persiapan/ pemantapan Karnaval, Minggu 9 Agustus 2026

Foto : Kominfo Jayawijaya

“Untuk rute tetap seperti yang semula. TK akan mulai start dari depan Kantor Bupati dan finish di Kantor DPR. Kemudian SD dari Kantor Bupati sampai Jalan Trikora, naik melalui Jalan Bhayangkara dan kembali hingga finish di belakang Tugu Salib,” ujar Naftali.

Sementara itu, peserta dari tingkat SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi, paguyuban hingga organisasi perangkat daerah (OPD) akan menempuh rute yang lebih panjang.

Peserta akan start dari Kantor Bupati menuju Jalan Trikora, kemudian melalui Jalan Irian, Jalan Sudirman dan selanjutnya menuju titik finish di sekitar Tugu Salib.

Naftali menjelaskan, perbedaan jarak setiap jenjang peserta sengaja diterapkan untuk menghindari penumpukan massa di titik akhir karnaval.

Untuk tingkat TK/PAUD, jarak yang ditempuh sekitar 600 meter. Peserta SD menempuh sekitar 1,8 kilometer, sedangkan peserta SMP hingga OPD dan paguyuban menempuh sekitar 2,8 kilometer.

“Jaraknya memang berbeda karena kita menghindari penumpukan di saat finish. Ketika SD selesai, peserta SMP sampai OPD dan paguyuban masih memiliki jeda waktu sehingga proses penguraian massa di titik finish dapat berjalan,” jelasnya.

**Libatkan Puluhan Sekolah dan Ribuan Peserta**

Karnaval Budaya Nusantara tahun ini melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, perguruan tinggi, paguyuban dan OPD.

Naftali menyebutkan, terdapat 18 sekolah tingkat TK/PAUD, 18 sekolah tingkat SD, 16 SMP, 16 SMA/SMK, tiga perguruan tinggi, delapan paguyuban serta sejumlah OPD yang telah mendaftarkan diri.

Dengan ketentuan minimal 30 siswa untuk setiap sekolah dan didampingi guru, jumlah peserta diperkirakan mencapai ribuan orang. Jika rata-rata satu kelompok terdiri dari sekitar 50 orang termasuk pendamping, jumlah peserta dapat mencapai sekitar 4.250 orang.

Jumlah tersebut masih dapat bertambah apabila terdapat peserta yang membawa kelompok drum band.

**Tampilkan Keberagaman Budaya**

Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, Karnaval Budaya Nusantara 2026 tidak lagi menitikberatkan pada atraksi di depan panggung utama. Tahun ini, peserta diarahkan untuk menampilkan keberagaman budaya melalui atribut dan pakaian adat masing-masing daerah.

Setiap sekolah diwajibkan mengikutsertakan sedikitnya 30 siswa yang didampingi guru. Peserta juga diharapkan menggunakan atribut yang mencerminkan identitas budaya masing-masing.

“Kalau saya anak Papua, saya pakai budaya saya. Kalau saya dari Biak, saya gunakan atribut budaya Biak. Kalau saya orang Makassar, saya tampilkan budaya Makassar. Jangan orang Papua menggunakan budaya daerah lain hanya untuk tampil,” tegas Naftali.

Menurutnya, konsep tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pesan keberagaman dalam Karnaval Budaya Nusantara.

Bagi sekolah yang mayoritas atau seluruhnya merupakan anak asli Papua (OAP), peserta dipersilakan menampilkan budaya sesuai identitas dan latar belakang masing-masing.

**Start Bertahap untuk Hindari Penumpukan**

Untuk mencegah terjadinya kepadatan peserta, waktu keberangkatan setiap kelompok akan diatur secara bertahap.

Peserta TK/PAUD dijadwalkan mulai diberangkatkan sekitar pukul 08.00 WIT.

Sementara peserta lainnya akan menyesuaikan waktu keberangkatan dan akan diinformasikan melalui masing-masing kelompok peserta.

Pengaturan tersebut dinilai penting karena peserta TK/PAUD saja terdiri dari 18 sekolah.

Dengan estimasi waktu pelepasan beberapa menit untuk setiap sekolah, proses pemberangkatan dapat berlangsung lebih dari satu jam.

Naftali juga mengimbau peserta agar tidak datang terlalu pagi jika jadwal keberangkatannya masih lebih siang.

“Kami berharap peserta yang start-nya agak siang tidak datang terlalu pagi. Mereka bisa berkumpul di titik kumpul sesuai waktu yang akan diinformasikan, sehingga tidak terjadi penumpukan,” katanya.

**Pengamanan Diperkuat**

Mengingat kondisi keamanan dan untuk memastikan pelaksanaan karnaval berjalan aman dan tertib, pengamanan juga menjadi perhatian utama panitia bersama aparat keamanan.

Pengamanan akan melibatkan unsur TNI dan Polri serta pihak terkait lainnya. Jumlah personel masih menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan kondisi keamanan.

Naftali mengatakan, berdasarkan pengalaman pelaksanaan sebelumnya, pengamanan dari aparat TNI dan Polri akan ditempatkan pada sejumlah titik, baik pengamanan terbuka maupun tertutup.

Selain itu, setelah peserta mencapai garis finish, setiap sekolah, kelompok, paguyuban maupun OPD diharapkan segera mengarahkan anggotanya untuk kembali ke tempat masing-masing.

“Setelah tiba di finish, kami berharap sekolah atau kelompok langsung mengarahkan siswanya untuk bubar dan kembali ke tempat masing-masing. Jangan terjadi penumpukan di satu titik karena kalau massa menumpuk, tentu ada potensi kerawanan,” ujarnya.

Dengan konsep rute bertahap, keberangkatan yang diatur berdasarkan kelompok, serta pengamanan yang diperkuat, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap Karnaval Budaya Nusantara 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan keberagaman budaya yang ada di Jayawijaya. (Agris Wistrijaya/ Martina Matuan)

    Cari Berita

    Pengumuman

    PENGUMUMAN BUPATI JAYAWIJAYA PENETAPAN KELULUSAN FORMASI 2024 KABUPATEN JAYAWIJAYA

    Siaran Pers Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 20 Agustus 2024 Pukul 17.08.45 WIB

    Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Kab. Jayawijaya TA. 2024

    PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PPPK 2023

    PENGUMUMAN PENERIMAAN PPPK JF GURU DAN TENAGA KESEHATAN KABUPATEN JAYAWIJAYA TA. 2023

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    top