Pencarian Korban Oleh Warga Lanny Jaya Wabub Jayawijaya Minta Warga Kurima Tahan Diri
WAMENA - Warga Lanny Jaya dipastikan akan melakukan pencarian terhadap korban jiwa yang belum ditemukan dengan menelusuri pinggiran kali Uwe hingga sampai di muara kali Baliem senin besok, oleh karena itu, warga Kurima yang ada Wouma diharapkan mundur guna menghindari konflik.
Hal ini terungkap dalam rapat terbatas Pemkab Jayawijaya bersama Polres Lanny Jaya, Polres Jayawijaya, LMA Lanny Jaya, LMA Jayawijaya, DPRK Jayawijaya dan pengurus Gereja Baptis agar seluruh korban yang hayut tersebut bisa segera ditemukan.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan mengganggu perekonomian di Jayawijaya, sehingga tadi dilakukan pertemuan mendadak dan disepakati jika besok itu keluarga dari Lanny Jaya akan mencari keluarganya besok dari TKP jembatan hingga ke muara kali Baliem.
"Kami minta kepada keluarga Kurima yang ada di Wouma untuk tidak membuat gerakan tambahan atau memicu konflik, agar keluarga dari Lanny Jaya bisa fokus mencari korban yang belum ditemukan," ungkapnya di kantor Bupati Jayawijaya. Minggu (10/5/2026)

Rapat terbatas rencana pencarian Korban yang belum ditemukan oleh warga Lanny Jaya di bantaran kali Uwe sampai ke Muara Kali Baliem, yang dipimpin Wakil Bupati Jayawijaya Minggu (10/5/2026)
Foto : Denny Alvino
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP.,M.KP Didampingi sejumlah Anggota DPRK Jayawijaya dan LMA Jayawijaya saat memimpin rapat terbatas dengan Kapolres Lanny Jaya AKBP. Frans Daniel Tamaila, DPRK, LMA Lanny Jaya guna menyepakati Permintaan Warga Lanny Jaya untuk turun sendiri mencari keluarganya yang belum ditemukan. Minggu (10/5/2026)
Insiden terputusnya jembatan gantung ini sangat luar biasa karena banyak memakan korban jiwa, meskipun sebagian sudah ada yang ditemukan namun sebagian bersar itu belum ditemukan sampai dengan saat ini, oleh karena itu, warga dari Lanny Jaya akan turun sendiri untuk mencari bersama aparat ke bantaran kali uwe.
"Saya mohon kepada keluarga dari Wouma dan Kurima untuk menahan diri, sebab moment besok ini biarkan keluarga dari Lanny Jaya mencari sanak keluarganya yang hanyut," kata Ronny
Ditempat yang sama Kapolres Lanny Jaya AKBP. F. D. Tamaila menyatakan pihaknya dari kepolisian berharap proses pencarian seperti yang telah disepakati dan disampaikan, jika besok warga dari Lanny Jaya akan menyisir bantaran kali Uwe mencari keluarganya yang belum ditemukan.
"Kami berharap saudara warga dari Kurima yang ada di Wouma tolong menghargai itu, artinya jangan berada disekitar situ sehingga bisa memicu emosi dan juga bisa menahan diri dan biarkan warga Lanny Jaya mencari keluarganya di bantaran kali Uwe hingga ke Muara,"jelasnya
Mantan Wakapolres Jayawijaya menyebutkan Dalam pencarian itu tentunya ada teriakan -teriakan yang dikeluarkan masyarakat yang diyakini memanggil arwah dari para korban ini untuk timbul ke permukaan, jangan sampai ada ketersinggugan dengan itu hingga memicu teriakan balasan yang memicu konflik, pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan Polres Jayawijaya akan berupaya memberikan rasa aman baik kepada yang menlakukan pencarian maupun yang tinggal di sekitar situ.
"Kami dari Lanny Jaya haya belasan personil yang ke Wamena, kami turun ke Wamena untuk memberikan pemahaman dan merangkul warga kami untuk tidak melakukan tindakan yang tak terpuji, Kami yakin kekuatan Polres Jayawijaya dan teman -teman disini solid untuk melakukan pengamanan," pungkas Tamaila.

Wabub Jayawijaya bersama Kapolres Lanny Jaya dan Ketua LMA jayawijaya dan Lanny Jaya saat memberikan keterangan pers di ruang Rapat kantor Bupati Jayawijaya.
Foto : Denny Alvino
Sementara itu, Ketua LMA Jayawijaya Herman Doga mengaku berdasarkan kesepakatan dan demi keamanan semua hanya fokus mencari para korban yang belum ditemukan, sehingga warga Kurima yang ada di wouma agar tak berada di kali baliem.
"Dalam pencarian ini saya minta aparat harus ada beckup anggota keamanan, TNI/Polri harus hadir karena masalah ini serius sehingga DPRP juga harus turun bersama-sama untuk melakukan pencarian,"tegasnya
Disamping itu ketua LMA Lanny Jaya Thias Urdam Kogoya menambahkan masih ada masyarakat Lanny Jaya dalam kali Uwe. tujuan warga Lanny dibantaran kali bukan untuk perang tapi mencari jenazah dan meminta kepada Pemprov Papua Pegunungan untuk serius menanggapi masalah ini. (Denny Alvino/Martna Matuan)