Bupati Jayawijaya : Karnaval Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Nusantara
WAMENA - Memeriahkan HUT RI Ke-81, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar Karnaval Budaya Nusantara, yang diikuti ribuan peserta mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan umum.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip dan Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, didampingi ketua TP PKK dan Ketua GOW saat menyaksikan parade Karnaval Budaya Nusantara yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81 di Wamena, Senin (10/8/2026)
Foto : Vina Rumbewas
Parade karnaval budaya yang mengambil titik start dari Tugu Salib ini, juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem yang setiap tahun dilaksanakan pemda Jayawijaya.
“Dari karnaval ini kita bisa melihat keanekaragaman budaya nusantara yang terlihat dari berbagai pakaian adat dan budaya daerah masing-masing, yang ditampilkan dengan semangat.” ungkap Bupati Jayawijaya Atenius Murip, usai menyaksikan parade peserta, Senin (10/8/2026).

Para pelajar saat mengenakan berbagai konstum tradisonal saat Parade Karnaval Budaya Nusantara yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-81 di Wamena, Senin (10/8/2026)
Foto : Vina Rumbewas
Menurutnya, hal ini menunjukkan bagaimana pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga pelestarian budaya baik dari Jayawijaya, budaya Tanah Papua dan Indonesia.
“Karnaval ini kita gelar setiap tahun sebagai upaya mempererat kebersamaan, agar tidak lupa dengan budaya daerah masing-masing,” ujarnya.
Karnaval Budaya Nusantara dimulai sekitar pukul 08.00 WIT, dengan mengambil start dari Tugu Salib, dengan rute yang berbeda-beda sesuai tingkatan, dan peserta kembali finish di Tugu Salib. Rangkaian parade berjalan aman dan lancar, dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIT, dengan masing-masing peserta membubarkan diri dengan tertib. (Vina Rumbewas/Martina Matuan)