Gandeng UMKM, Kominfo Gelar Nobar Final Piala Dunia di Tugu Salib Sebagai Pemanfaatan Sarana Publik
WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Kominfo gelar Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia Senin (20/7/2026) dini hari, antara Argentina melawan Spanyol.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Medlama menuturnya, nobar final piala dunia ini merupakan amanat dari presiden RI dan juga menteri dalam negeri, yang meminta setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk wajib memberikan fasilitas nobar gratis di setiap layanan informasi yang ada di daerah.

Nobar Piala Dunia di depan Tugu Salib Wamena
Oleh : Kominfo Jayawijaya
“Kami di Jayawijaya atas arahan dari bupati kami bentuk tim bersama beberapa dinas terkait seperti DLH, Perhubungan, dan Satpol PP, serta dukungan dari polres Jayawijaya. Kami melaksanakan nonton bareng yang sudah kita laksanakan sejak babak penyisihan hingga hari ini. Kami upayakan juga akan menanyangkan secara langsung final piala dunia untuk disaksikan warga,” ungkap Imanuel Medlama kepada wartawan, Minggu (19/7/2026).
Ia juga mengatakan, tujuan disajikannya nobar even olahraga dan selama berlangsungnya piala dunia yakni untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Jayawijaya.
Selain itu, melalui nobar di sekitar taman tugu salib dapat meningkatkan asas pemanfaatan dari taman tugu salib, dimana sebelumnya area tersebut sering mendapat sorotan akibat aktifitas negative yang sering dilakukan di sekitar tugu salib.
“Setelah kami menggelar live even olahraga baik pertandingan Wamena United di liga 4, Persipura, dan Piala Dunia kami lihat ada perubahan karakter dan mental anak muda kita dalam hal pemanfaatan fasilitas pemerintah yang sudah ada,” katanya.
Dimana area tersebut kini sering dijadikan warga kota Wamena sebagai tempat atau sarana untuk berolahraga bagi semua kalangan, baik anak muda maupun orang tua.
Tidak hanya itu, UMKM lokal dan hiburan lainnya secara mandiri juga tumbuh di sekitar area tugu salib.
“Hal ini tentu memberi warna positif bagi kami yang ada di Jayawijaya. Tim kami hanya memberikan himbauan dan UMKM ini hadir secara mandiri untuk berpartisipasi. Mungkin ini belum signifikan tetapi ini merupakan langkah awal kami agar bagaimana UMKM tampil dan hadir setelah pemerintah beri dukungan,” pungkasnya. (Vina/Martina)