Bupati Jayawijaya sebagai Mediator konflik antar dua kelompok
WAMENA - Konflik yang terjadi antar 2 Kelompok Masyarakat yakni dari Suku Lanny yang ada di Sinakma dan Suku Yali yang berkumpul di maplima semakin menemui titik terang. Hal ini di jelaskan oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip sebagai penengah dari konflik tersebut mengatakan pada hari selasa 20 Januari 2025 bahwa Pemkab Jayawijaya berharap agar pertikaian ini bisa segera dihentikan dan diselesiakan secara damai.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memberikan penjelasan terkait konflik yang terjadi antara suku yali dan suku lanny.
Foto : Agris Wistrijaya
Untuk diketahui penyelesaian secara hukum dan adat yang dilakukan kemarin dipolres berakhir dengan saling serang antar dua kubu, untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya menemui masyarakat lanny yang berkumpul di sinakma dan masyarakat Yali yang ada di maplima.
Pemkab Jayawijaya bersama Pemprov Papua Pegunungan, Pemkab Lanny Jaya, LMA, MRP, Tokoh Agama, Tokoh Adat, TNI/POLRI dan Tokoh Masyarakat melakukan mediasi dengan kedua kubu tersebut.
“Kami Pemerintah Kabupaten Jayawijaya turut mengambil bagian sebagai penengah pertikaian dan turut prihatin dengan kejadian ini mengakibatkan Kambtimas Kota Wamena terganggu,”ucapnya.
Untuk itu, Bupati Jayawijaya mengajak Wagub, Wabup Lanny Jaya, MRP dan semua elemen untuk bertemu langsung dengan masyarakat untuk meredam pertikaian dan hasilnya disampaikan secara terbuka tidak akan ada lagi terjadi perang, melainkan bersepakat menyelesaikan secara damai.
Sebagai pendukung atau penengah dan tempat kejadian juga berada di wilayah Kabupaten Jayawijaya, maka Pemkab Jayawijaya memberikan sumbangan beras sebanyak 2 ton di masing-masing kubu.
“Ini sebagai bentuk kekeluargaan dari Kabupaten Jayawijaya atas penyelesaian konflik yang terjadi, dan kedua kubu juga telah meminta maaf atas gangguan kambtimas yang terjadi,’ ungkapnya.
Bupati Jayawijaya juga harap agar mediasi penyelesaian masalah ini bisa benar-benar selesai secara tuntas, sehingga situasi dan kondisi keamanan kota wamena serta aktivitas masyarakat berjalan dengan normal. (AgW/MM)