11 Kampung di Yalengga Kompak Gelar Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Penurunan Stunting

WAMENA - Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor S.Pd., MM secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Penurunan Stunting di 11 Kampung di Distrik Yalengga, yang berlangsung di halaman kantor Distrik Yalengga, Kamis (25/08/2022).

Pada kesempatan itu, Sekda mengapresiasi apa yang sudah dilakukan 11 Kepala Kampung bersama Kepala Distrik terkait program penurunan dan pencegahan stunting.

Cap : Sekda Jayawijaya Thony M. Mayor, S.Pd., MM saat memasangkan tanda peserta kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Penurunan Stunting di 11 Kampung di Distrik Yalengga

Foto : Vina Rumbewas

“Ini baik, apa yang menjadi kewajiban Kepala Kampung dari dana kampung mereka sudah alokasikan 8 persen untuk pencegahan stunting dan ini sudah sesuai dengan apa yang diamanatkan Pemerintah Pusat,” ungkap Sekda Jayawijaya.

Kata Sekda, tidak hanya Distrik Yalengga namun kegiatan yang sama juga sudah dilakukan oleh beberapa Distrik untuk berupaya bersama Pemerintah menurunkan dan mencegah stunting di Jayawijaya.

“Kami memberi apresiasi karena kegiatan ini didukung oleh tokoh masyarakat dan aparat kampung. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut sehingga dana yang memang dialokasikan untuk penurunan angka stunting bisa dimanfaatkan secara baik oleh para kader yang sudah dipersiapkan di tingkat kampung untuk melakukan tindaklanjutnya,”.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menekankan bahwa program ini sangat baik, sehingga jangan menunggu hingga timbul masalah kesehatan baru berusaha tetapi dilakukan pencegahan sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Distrik Yalengga Laorens Leo Wandikbo menyampaikan bahwa kegiatan pencegahan stunting merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan sejak tahun 2021 lalu.

“Kegiatan penurunan stunting ini mencakup 11 kampung. Ini program rutin dan ini juga merupakan program Pemerintah Pusat dari Kementerian, program ini sudah kami lakukan sejak tahun 2021 lalu,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa program ini sudah dilakukan sesuai dengan APBK kampung dengan jangka waktu enam tahun.

Dari 11 kampung yang ada di Distrik Yalengga, terdapat 4 kampung yang masuk dalam kampung lokus stunting yakni Kampung Wanano, Bipi, Marili, Pilimo, dan Tumon.

Menurut Kepala Distrik, kegiatan pencegahan stunting ini mendapat dukungan dari masyarakat karena menyangkut kesehatan bayi, balita dan ibu hamil.

“Kita melihat pembangunan manusia bukan pembangunan fisik, kalau manusia SDMnya sudah baik maka pembangunan dengan sendirinya akan baik, itu harapan kami,” tuturnya.

Kegiatan ini sendiri direncanakan akan berlangsung selama tiga hari dan akan diisi dengan materi-materi yang akan disampaikan oleh OPD-OPD terkait, seperti dinas kesehatan, pertanian, dan beberapa OPD lainnya. (VIN/HA)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top