Bupati Jayawijaya Panen Ikan Air Tawar di Distrik Asolokobal

WAMENA - Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE., M.Si mengapresiasi pemuda Kampung Wiaima Distrik Asolokobal yang mampu melihat peluang usaha di sekitar kampungnya, yakni dengan mengembangkan ikan air tawar.

Pemuda yang tergabung dalam Kelompok Usaha Perikanan Darat Waluak ini pimpin Hendrik Lokobal, seorang pria penyandang tuna netra yang semangat mengembangkan kelompok tani ikan air tawar.

“Untuk kembangkan kolam ikan ini kami kerja secara swadaya, karena kami punya kemauan untuk dirikan usaha ini, begitupun dengan bibit ikan yang ada di kolam mini juga dicari secara swadaya,” ungkap Hendrik Lokobal, Selasa (05/07/2022).

Cap : Bupati Jayawijaya Jhon R. Banua, SE., M.Si bersama Kelompok Usaha Perikanan Waluak saat memanen ikan di Distrik Asolokobal, Jayawijaya.

Foto : Vina Rumbewas

Lanjutnya, meski demikian kelompok taninya juga sempat mendapatkan bantuan melalui dana desa sebesar tiga puluh juta rupiah dan digunakan untuk membuat kolam.

“Kami sudah beberapa kali panen, dan dari hasil panen kami mendapat 30 juta lebih, kerinduan kami kami ingin membuat pagar di sekitar kolam karena manusia juga sering mencuri ikan,” katanya.

Ia juga mengatakan, kedepan usaha kolam ikan miliki kelompoknya ini akan dikembangkan menjadi kolam wisata pemanciangan dan saat ini sedang berupaya untuk mendapat dukungan dari pemodal salah satunya dari perbankan.

Pada kesempatan itu, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE., M.Si mengatakan potensi ikan air tawar di Jayawijaya sangat besar dan akan sangat berdampak jika peluang tersebut dimanfaatkan baik.

“Saya ingin kolam ini dijadikan tempat wisata, dan ketika kelompok punya kemauan yang besar maka kolam ikan kelompok tani ini akan berkembang,” kata Beliau.

Dengan mengembangkan potensi ini menjadi tempat wisata kata Bupati tentu akan memberikan pemasukan kepada kelompok tani itu sendiri dan juga memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Saya harap kolam ini bisa dikebangkan seperti yang ada di Yagara, memiliki pemasukan tetap dan jadi tempat usaha yang berkelanjutan,”.

Bupati juga meminta Dinas terkakit dalam hal ini Dinas Perikanan untuk dapat menyalurkan bibit ikan bagi kelompok petani ikan Waluok.

“Yang penting kelompoknya jelas agar bantuan yang diberikan juga jelas karena ada pertanggungjawaban. Tiap tahun ada pengadaan ikan sehingga dinas harus ada perhatian khusus,”

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan para Kepala Kampung untuk dapat memanfaatkan dana kampung dengan membantu mengambangkan usaha-usaha masyarakat terutama para pemuda yang ingin maju dalam bertani, beternak, maupun berwirausaha.

“Masyarakat Asolokobal adalah bagian dari saya, sehingga saya ingatkan para Kepala Kampung untuk harus berikan dukungan kepada kelompok-kelompok seperti ini,” Ungkap Bupati.

Disela-sela panen ikan bersama kelompok tani, secara pribadi Bupati memberikan bantuan berupa uang tunai senilai lima puluh juta rupiah bagi Kelompok Tani Waluok agar dapat mengambangkan kolam ikan ini seperti yang diharapkan petani.

Selain memberikan uang tunai, Bupati juga berjanji akan memberikan satu set alat musik bagi para pemuda di Distrik Asolokobal.

“Saya akan bantu satu set alat musik untuk pemuda di Asolokobal melalui adik Hendrik.  Kita upayakan ini untuk rangkul para pemuda, sehingga menjauhi hal-hal negatif,”. (VIN/AR)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top