Persiwa Kesulitan Sumber Dana

WAMENA-Menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, sejumlah tim sudah mulai berbenah dan menyiapkan strategi  untuk menyambut ivent bergensi tersebut, hanya saja hingga saat ini tim kebanggaan masyarakat Pegunungan Tengah Papua, Persiwa Wamena masih dihadapkan dengan persoalan yang sangat krusial, dimana  pihak manajemen Persiwa Wamena kesulitan pendanaan. Bahkan manajemen Persiwa Wamena masih memiliki beban kepada pemain pada kompetisi musim lalu.

Presiden Club Persiwa, Jhon Ricard Banua kepada Harian Pagi Papua, Jumat (5/8) mengakui, jika pihaknya belum melakukan persiapan.  “Saya tidak tahu ke depan Persiwa bisa berjalan atau tidak, karena sumber dananya tidak ada sama sekali, kita masih punya beban kepada pemain-pemain untuk pertandingan kompetisi yang lalu. Ke depan Persiwa sangat susah sekali pembiayaan, makanya sampai sekarang kita belum ada kesiapan tim bagaimana, anak-anak bagaimana, saya sendiri tidak berani memanggil mereka,”jelas Jhon Banua.
Sejauh mana upaya yang dilakukan? Jhon Banua mengungkapkan, pihaknya telah berupaya mencari sumber dana melalui sejumlah sponsor , hanya saja upaya tersebut belum membuahkan hasil. “Kalau ada sponsor paling dari Bank Papua, asosiasi bupati juga tetapi sampai saat ini belum jelas jumlahnya berapa, sehingga saya tidak berani  memanggil pemain, saya tidak mau terbebani seperti kompetisi musim lalu,”imbuhnya.
Dengan demikian lanjut Jhon Banua, pihaknya belum bisa memastikan, tim Badai Dari Pegunungan Tengah Papua akan berlaga di lapangan hijau bersama tim-tim lain dalam kompetisi ISL. “Saya lagi berupaya koordinasi dengan BLI supaya dapat sponsor dari luar, akan tetapi hingga saat ini belum ada jawaban,”tandasnya.
Mengenai hengkangnya Erick Wiks Lewis ke Sri Wijaya FC, Jhon Banua mengungkapkan, hal itu merupakan kewenangan dari pemain. “Kita belum bisa menentukan pemain siapa, pelatih siapa, karena kita masih kesulitan sumber dana,”tuturnya. (lmn)

 

sumber: http://harianpagipapua.com

    top