Masyarakat Tidak Boleh Tergantung Dengan Raskin

WAMENA- Masyarakat tidak boleh tergantung dengan program beras miskin (raskin) dan masyarakat harus bekerja dengan baik agar kebutuhan makanan pokok bisa terpenuhi karena apabila raskin ini dihapus maka masyarakat sudah siap. Demikian diungkapkan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo S.Sos SH M.Par dalam sambutannya pada acara pembukaan Konferensi GKII ke VII wilayah II Pegunungan Tengah Papua Daerah Baliem Selatan, Selasa (23/10) di Kampung Hitigima, Asotipo.

“Saat ini, Raskin dibiayai pemerintah sehingga masyarakat bisa menikmati dengan gratis namun apabila ada ketergantungan maka masyarakat yang akan rugi karena tidak dapat mengembangkan sektor pertanian dimana cepat atau lambat, Wamena akan berkembang dan banyak orang yang datang maka jangan sampai kita jadi penonton karena kalah bersaing,”tegasnya.
Dikatakan Bupati Wempi, kita tidak bisa melarang orang untuk datang ke Wamena karena Jayawijaya ini merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang terpenting datang dengan tujuan yang jelas bukan untuk membuat kekacauan.
“Masyarakat harus bisa mengembangkan diri dan tidak tergantung pada pemerintah saja dengan mulai mengembangkan sektor pertanian dengan bertani di kebun serta para intelektual harus bisa menjadi penyanggah bagi masyarakat dengan bekerja keras agar menjadi contoh bagi masyarakat,”ujarnya.
Bupati Wempi meminta agar masyarakat bekerja dengan baik  agar bisa menghasilkan sesuatu yang baik juga. (day)

 

sumber : http://harianpagipapua.com

    top