Hindari Penyakit, Warga Diminta Tidak Lepaskan Hewan Ternak di TPA

WAMENA – Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi meminta masyarakat untuk tidak lagi membiarkan hewan ternak seperti Babi berkeliaran, apalagi hingga dibiarkan mencari makan di Tempat Pembuangan Akhri (TPA).

Kepada masyarakat di Distrik Pisugi, dalam kunjungannya, Rabu (19/02/20) mantan kepala dinas social kabupaten Jayawijaya itu meminta warga mulai mengandangkan hewan ternak babi dengan pembuatan kandang sehat.

“Saya ingatkan kepala kampung dan kepala distrik untuk tidak memelihara Babi di tempat sampah dan ini berlaku untuk semua distrik,” ungkapnya dihadapan masyarakat.

Karena menurutnya, hal ini terntu berkaitan erat dengan kesehatan hewan ternak itu sendiri, dimana babi sangat rentan terhadap penyakit hewan seperti seperti kolera dan cacing pita.

Oleh sebab itu, OPD terkait diminta merencanakan sosialisasi pembuatan kandang sehat bagi hewan ternak babi.

“Mudah-mudahan bisa direncanakan untuk tahun mendatang sehingga masyarakat tidak lagi memelihara babi sembarangan atau dilepas tapi dipelihara di dalam kandang yang bersih sehingga terjaga kesehatannya,” jelasnya.

Ditambahkan wabup, pemda juga akan melakukan renovasi TPA salah sehingga dapat digunakan semestinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Henry Tetalepta mengatakan pada tahun 2018 lalu pihaknya pernah melaksanakan program percontohan pembuatan kandang babi sehat.

Program tersebut dilaksanakan di Distrik Pisugi, Walelagama dan Piramid.

Tidak hanya memabangun kandang sehat percontohan, dinas juga sekaligus memberikan bantuan hewan ternak dalam program tersebut.

“Tahun 2019 ada programnya tapi karena pengurangan dana otsus sehingga kami tiadakan,” katanya.

Menurutnya, babi merupakan salah satu komoditi unggulan daerah yang berkaitan dengan visi dan misi bupati, sehingga sebagai OPD terkait harus mendorong itu agar bisa memiliki daya saing.

Ia juga mengakui saat ini hewan ternak babi lebih banyak dipelihara secara umbar atau dilepas untuk mencari makan sendiri, sehingga ia berharap kandang sehat percontohan yang telah dibangun menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kami harap ini jadi contoh bagi masyarakat untuk membangun kandang sehat bagi hewan ternak. Kalau sebelumnya kebun yang dipagar dari hewan ternak, sekarang kalau bisa hewan ternak yang dikandangkan,” pungkasnya. (Vin)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top