Di Wamena Ditemukan Satu PDP Dalam Kondisi Hamil

WAMENA – Tim Covid -19 Jayawijaya resmi umumkan adanya satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sejak Selasa 23 Maret malam dilarikan ke RSUD Wamena dan langsung diisolasi.

Pelaksanan Tugas Sekda Jayawijaya Drs.Tinggal Wusono menyampaikan gejala yang ditimbulkan mendekati gejala Covid-19, namun sampel yang bersangkutan masih belum dilakukan pemeriksaan karena keterbatasan dokter THT.

 “Pada tanggal 23 kemarin kami menerima satu pasien yang secara indikasi keluhan itu mendekati gejala Covid-19. Pasien tersebut sementara ini dalam isolasi di RSUD Wamena,” beber Tinggal Wusono dalam jumpa pers di RSUD Wamena, Selasa (24/03/20).

Tambahnya, PDP ini merupakan wanita berumur 25 tahun, dan yang bersangkutan sedang dalam kondisi hamil antara 24-26 minggu, dan pada selasa ini sementara dalam proses persalinan.

Yang bersangkutan sendiri memiliki riwayat perjalanan dari daerah terpapar sebulan lalu.

“Status pasien ini adalah pasien PDP, kami masih harus melakukan uji sampel dan sementara ini belum bisa dilakukan karena yang harus mengambil sampel adalah dokter THT,” kata Tinggal.

Sementara lanjut Tinggal, di RSUD Wamena sendiri belum ada dokter THT. Sehingga sedang diupayakan dalam kesempatan pertama untuk mendatangkan dokter THT.

Ia juga mengatakan terkait uji sampel pemda telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi Papua untuk mengirimkan alat transfer sampel karena alat tersebut belum dimiliki RSUD Wamena.

Sementara untuk keluarga pasien menurut sekda tim akan segera melakukan penelusuran terkait riwayat kontak yang bersangkutan dengan keluarga maupun petugas puskesmas, mengingat yang bersangkutan sempat mendatangi puskesmas untuk berobat.

“Kita harapkan informasi ini jangan sampai menjadi kegelisahan di masyarakat karena pasien ini masih dalam status pegawasan, kita belum bisa mengatakan dia positif karena memang uji labnya belum kita lakukan,” Jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, juru bicara Tim Covid-19 Jayawijaya, drg.Gabriel Yuristianti Andayani,M.PH mengatakan saat ini yang bersangkutan sedang dirawat di ruang isolasi, dan dalam penanganan memang harus lebih extra karena yang bersangkutan sedang dalam kondisi hamil.

“Persiapannya lebih extra karena kebetulan dia ibu hamil yang belum cukup bulan tapi karena mungkin panas badan cukup tinggi 40,1 derajat dan mungkin yang bersangkutan agak lelah dan kondisi daya tahan tubuh turun sehingga kami harus selalu mengantisipasi dengan persiapan lebih lengkap,” jelasnya.

Yang bersangkutan akan menjalani masa karantina selama 14 hari sembil menunggu hasil lab dari Jayapura.

“Perhari ini tadi kami baru terima informasi dari bagian isolasi bahwa yang bersangkutan sedang dalam proses persalinan dan difasilitasi bidan dan  dokter specialis anak. Kita berharap ibu dan baik-baik-baik saja,” pungkasnya.

Berdasarkan data tim Covid-19, sejauh ini di Wamena baru terdata 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 10 Orang Dengan Pengawasan (ODP). (vin)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top