TP PKK Diharapkan Dapat Menciptakan Keluarga Sejahtera

WAMENA – Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal berharap kepada seluruh anggota Tim Pengerak PKK di kabupaten/kota di seluruh provinsi Papua untuk dapat berkarya guna mewujudkan keluarga sejahtera.

“Mewujudkan keluarga sejahtera merupakan salah satu misi dari Tim Pengerak PKK sehingga sangat penting untuk dapat diwujudnyatakan,” ungkap Wagub disela-sela penutupan kegiatan Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Pengerak PKK Provinsi Papua, di Gedung Aithousa GKI Betlehem Wamena, Kamis (28/08/2019).

Diakuinya, visi pemerintah provinsi, yaitu Papua bangkit, mandiri sejahtera dan berkeadilan sehingga untuk mewujudkan hal tersebut, peran aktif dari Tim Penggerak PKK yang ada di provinsi dan kabupaten/kota juga dibutuhkan.

PKK sendiri merupakan mitra pemerintah yang telah terbukti bekerja dalam upaya meningkatkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga dengan mengimplementasikan 10 program pokok PKK secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kampung bahkan pada level yang lebih kecil, yakni kelompok dasawisma.

“Saya sangat berkeyakinan bahwa seluruh anggota Tim Penggerak PKK yang telah berada di tempat ini selama 3 hari untuk berdiskusi program-program prioritas Tim Penggerak PKK yang akan dilakukan, bersentuhan secara Iangsung dengan masyarakat,” ungkap Klemen Tinal.

Tambahnya, pemerintah mendukung sepenuhnya program-program prioritas yang sudah disepakati berdasarkan lima wilayah adat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah masing-masing.

Program prioritas yang sudah disepakati tentunya akan Iebih mengarah kepada program yang inovatif yang dapat membawa pembaharuan dan perubahan baik di kalangan anggota Tim Penggerak PKK bahkan lapisan masyarakat yang ada di masing-masing daerah.

Diakhir sambutannya, Wagub Klemen Tinal mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, yang sudah bekerja keras membatu pemerintah daerah dalam program pembangunan di segala bidang.

Wagub berharap Tim Penggerak PKK tidak berjalan sendiri, namun bermitra secara sinergi dengan lembaga swadaya masyarakat, komponen masyarakat lainnya, dan pemda, serta menjalin kemitraan yang baik dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan di Papua.

Pada kesempatan yang sama , Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Nyonya Yolanda Tinal mengapresiasi ketekunan dari para peserta Rakon karena begitu antusias mengikuti seluruh tahapan dan proses kegiatan.

Dijelaskannya, perlu disadari bahwa implementasi 10 program pokok PKK yang telah dibagi dalam kelompok kerja, kelembagaan dan administrasi bukanlah hal yang mudah namun membutuhkan komitmen dan kerja keras dari semua Anggota Tim Penggerak PKK di semua jenjang.

Menurutnya, dalam mencapai keberhasilan pelaksanaan program PKK tentunya kita diperhadapkan dengan berbagai masalah dan berbagai kendala, baik yang datang dari dalam maupun yang datang dari luar. Oleh karena itu perlu mengidentiflkasi berbagai hambatan dan kendala yang kerapkali terjadi dalam pelaksanaan program PKK secara berjenjang.

“Selama pelaksanaan kegiatan Rakon di tempat ini, saya sangat yakin bahwa seluruh Anggota Tim Penggerak PKK telah menentukan strategi pemecahan masalah sebagai rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing,” ungkap Nyonya Yolanda Tinal.

Rencana tindak Ianjut yang akan disepakati tentunya memiliki peran dan tanggungjawab secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kampung.

Dirinya berharap, masing-masing peran itu dapat dilaksanakan sehingga pelaksanaan sepuluh program pokok PKK dapat berjalan dengan baik. (Vin/YP).

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top