Pengukuhan Pengurus LP3K Jayawijaya

WAMENA - Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani (LP3K) periode 2019-2024 kabupaten Jayawijaya, resmi dikukuhkan Bupati Jayawijaya yang diwakili Pelaksana tugas Sekda, Drs.Tinggal Wusono, M.AP., bertempat gedung Silimo Siloam Wamena, Rabu (04/09/2019).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Plt.Sekda mengharapkan kepada pengurus LP3K Jayawijaya senantiasa dapat membina kerjasama yang baik, antara sesama pengurus maupun dengan umat Katolik yang berada di dekenat Kristus Jaya Wamena.

"Kinerja lembaga ini antara lain akan terlihat dalam meningkatnya kehidupan beragama umat Katolik, karena didorong oleh inkulturasi seni budaya lokal dalam liturgi gereja Katolik," ungkapnya.

Menurut Tinggal, lembaga pembinaan dan pengembangan pesta paduan suara gerejani Katolik merupakan wadah yang terbentuk untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan, di mana dalam konstitusi liturgi Sacrosantum Consilium (SC) Konsili Vatikan II disebutkan bahwa praktek dan penghayatan hidup beriman dirayakan dalam tata liturgi dalam bentuk-bentuk tindakan, sikap dan kegiatan-kegiatan liturgi.

Pembinaan tata liturgi dan nyanyian-nyanyian liturgis secara khusus diwujudkan dalam bentuk kegiatan pesta paduan suara gerejani. Berdasarkan hal tersebut, dan dalam rangka melaksanakan amanah dari peraturan Menteri Agama RI 35 tahun 2016 tentang Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik, maka terbentuklah KP3K.

"Lembaga pembinaan dan pengembangan pesta paduan suara gerejani katolik merupakan wadah yang terbentuk untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan,"kata Tinggal.

Pada kesempatan yang sama, Pastor Ivan Simamora selaku ketua LP3K Jayawijaya usai dikukuhkan mengatakan bahwa pengurus telah mengagendakan rencana program jangka pendek, yaitu untuk persiapan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat Provinsi Papua yang akan dilaksanakan November 2019.

Sebagai bagian dari masyarakat di Jayawijaya, umat Katolik akan berjuang dan berusaha membuat yang terbaik, demi mengharumkan nama daerah, kemuliaan Tuhan dan kebaikan jemaat.

"Dalam menghadapi Pesparani provinsi nanti, perekrutan peserta yang akan ikut tampil tentu diusahakan seadil mungkin yakni bukan hanya melihat potensinya, tetapi juga melihat unsur pembinaannya, karena LP3K ini adalah menjadi sanggar atau forum dimana mereka dibina, dilatih dan dikembangkan," jelasnya.

Agenda penting lainnya adalah melakukan pertemuan untuk mempersiapkan hal-hal menyangkut dengan Pesparani tingkat Kabupaten Jayawijaya di tahun 2020. (Vin/YP).

    top