Pengidap HIV Positif Di Jayawijaya Berjumlah 2271 Orang

 

 

 

Peresmian (Lounching) Strategi komunikasi HIV untuk pegunungan tengah papua yang dihadiri Sekretaris Daerah Sekda) Provinsi Papua,yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Provinsi Papua, Asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya Gaad P,Tabuni SP,MM yang juga sebagai ketua KPA Kabupaten Jayawijaya,Asisten I Drs.Chris Manuputty MM,Ibu Iliovono Sebagai Pimpinan HCPI (HIV Cooperation Program For Indonesia) Wilayah Papua, serta LSM peduli HIV.AIDS,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat yang digelar di Aula Wio Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya Jumat  (19/10).

Strategi Komunikasi HIV di Pegunungan Tengah papua adalah bagian strategi komunikasi HIV di Tanah Papua, yang sudah dikembangkan  sejak 2008, kondisi geografis Wilayah Pegunungan Tengah,situasi Sosial Ekonomi dan Budaya, serta keterbatasan akses Masyarakat dalam berbagai hal, dan untuk akselerasi program penangulangan AIDS di Pegunungan Tengah,sehingga strategi komunikasi perlu dikembangkan. Hal itu dikatakan drh. Costan
Karma, dalam peresmian (Lounching) tersebut.
Sesuai dengan yang diamanatkan  dalam strategi komunikasi  HIV di Tanah Papua, salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kesadaran akan kerentanan masyarakat terhadap penularan HIV, pengetahuan tentang HIV dan hal-hal terkait lainnya,sarana-sarana pencegahan lainnya, serta mengurangi perilaku diskriminatif terhadap orang dengan HIV, serta untuk lebih mendorong perubahan perilaku yang diharapkan melalui sebuah kampanye publik.
Kampanye Tahun ini akan lebih fokus pada upaya pencegahan dan pengobatan, kampanye ini akan lebih mendorong penggunaan kondom pada setiap kegiatan seks beresiko,ajakan periksa IMS & HIV,serta pengobatan ARV bagi orangterinveksi HIV. Pengobatan ARV (Anti Retro Viral) juga sebagai upaya pencegahan penularan HIV.
Tema kampanye HIV yang akan digulirkan komisi penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua sepanjang tahun ini masih sama dengan tahun lalu yaitu, Kitorang pengaruh ,Mari Bertanggung Jawab untuk HIV/AIDS. Tema ini akan dijabarkan kedalam  Enam pesan yakni, :
1.    Ajakan penggunaan kondom pada setiap kegiatan seks beresiko
2.    Pengurangan stikma dan diskriminasi terhadap orang terinveksi HIV,
3.    Penundaan seks dini bagi tremaja yang belum seksual aktif dan pengurangan pasangan seks bagi orang dewasa
4.    Ajakan untuk periksa HIV
5.    Pengobatan ARV bagi orang terinfeksi  HIV sebagai bagian dari upaya pencegahan
6.    Ajakan untuk periksa IMS .
Sementara itu Ketua KPA Jayawijaya yang juga sebagai Asisten II Sekda Jayawijaya Gaad P Tbuni Sp.MM.  menambahkan bahwa dalam perjalanannya penaggulangan penyakit HIV diJayawijaya masih terkendala biaya,teknologi sehingga butuh kerjasama yang lebih baik dari semua komponen. Ada dua hal yang telah dijalankan yaitu bagaimana mengatur yang belum terinveksi HIV, dan berikutnya adalah bagaimana menanggulangi  mereka yang sudah
terinveksi HIV untuk dapat memeriksakan diri karena diJayawijaya sendiri terdapat  Enam Klinik untuk pemeriksaan HIV.
Dari 200 Ribu Jumlah penduduk Kabupaten Jayawijaya, yang menghidap HIV/AIDS sebanyak 2271 orang Positif per 30 Juli 2012.oleh karena itu melalui dukungan kemitraan Australia Indonesia, Sejak Tahun 2010 kampanye publik dilakukan  lebih komperhensif  karena menggunakan  3 pendekatan sekaligus, yakni komunikasi untuk perubahan perilaku, Advokasi dan Mobilisasi Masyarakat.(Titus Bongapon, Humas)

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top