Cegah Pernikahan Dibawah Umur, Terapkan 8 Fungsi Keluarga

WAMENA - Sebagai upaya pencegahan pernikahan dibawah umum. Dinas pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB gencar melakukan sosialisasi terutama dengan menekankan pengimplementasian delapan fungsi keluarga.

Delapan Fungsi Keluarga yakni fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidika, serta fungsi ekonomoi, sangat penting untuk diterapkan dalam keluarga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB, Ramlia Salim SE mengatakan delapan fungsi keluarga merupakan intruksi presiden yang harus diimplementasikan. "Nilai-nilai delapan fungsi keluarga itu diharapkan dapat diterapkan dalam keluarga," ungkap Ramlia saat ditemui di Kantor Bupati, Rabu (03/07/2019)

Sehingga dengan begitu menurut Ramlia tidak ada lagi anak dibawah umur yang berkeluarga. "Cinta keluarga adalah cinta yg terencana, yang lalu boleh terjadi dan kedepan tidak lagi terjadi.

Menurutnya untuk mencegah ini pihaknya rutin melakukan sosialisasi setiap tahun di 40 distrik yang tersebar di kabupaten Jayawijaya.  Bahkan tahun ini akan dilakukan sosialisasi melalui media massa elektronik yakni RRI dan TVRI. "Kami mempunyai data dan mengambil data distrik secara bertahap karena sasaran kami 40 distrik, sehingga jika dihitung perdistrik sangat kecil," (Vin/Rs)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top