Oknum Warga Distrik Pisugi Halangi Petugas Kebersihan Buang Sampah di TPA

WAMENA -Wakil Bupati Jayawijaya Marthen Yogobi, SH, M.Hum minta kepada warga disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Distrik Pisugi untuk tidak menghalangi petugas kebersihan yang akan membuang sampah di TPA. Disinyalir ada oknum warga di distrik Pisugi melarang petugas kebersihan yang akan membuang sampah di TPA Pisugi.

“Kalau sampahnya berupa rumput oknum warga tersebut melarang membuang sampah tapi kalau sampah rumah tangga diperbolehkan karena bisa dijadikan makanan babi,” ujar Yogobi disela-sela penyerahan beras sejahtera (rastra) di Distrik Pisugi, Kamis (28/03).

Untuk itu, dirinya minta kerjasama semua pihak mulai dari kepala distrik, kepala kampung dan juga warga masyarakat distrik Pisugi, agar tidak menghalangi  pengelolaan sampah di TPA, karena lokasi TPA telah dibeli oleh pemda saat kepemimpinan  almarhum bupati David Hubi. Oleh karenanya sampah apapun yang akan dibuang di TPA menjadi hak pemda.

“Saya dapat laporan dari ibu kepala distrik sejak tahun 2017, pada saat petugas kebersihan membuang sampah rumput sopirnya disuruh kembali. Keluhan ini sudah lamadan  saya mengingatkan hal ini tidak boleh terjadi lagi ,” ujar Yogobi. Hal yang tidak kalah pentingnya lanjut Yogobi, masih ada persoalan yang menyangkut hak-hak petugas pengelola TPA yang hingga kini masih dalam kajian pemda Jayawijaya, berupa honor dan tunjangan kesehatan. ‘Semua ini akan dikaji kembali dan akan dicari solusi yang terbaik untuk semua pihak,” imbuhnya.(Vin/JK) 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top