Wabup Jayawijaya Minta Warga Tidak Melakukan Penebangan Liar

WAMENA  – Wakil Bupati Jayawijaya Marthen Yogobi meminta masyarakat untuk tidak melakukan penebangan hutan, terutama yang ada disekitar cagar alam. Meskipun dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, rumah tangga, atau pembangunan.

Hal ini disampaikannya saat bertatap muka dengan masyarakat di Kampung Okilik Distrik Napua baru-baru ini. “Napua ini kiri/kanan dulu ada lokasi-lokasi yang memang secara alami tidak ada pohon, tetapi ada tempat-tempat yang dulunya adalah hutan besar, tetapi sekarang sudah banyak yang gundul,” ungkap wabup.

Menurutnya, dengan penebangan liar yang terjadi beberapa tahun belakangan ini banyak hutan-hutan yang gundul dan sangat berpotensi terjadi bencana. “Ini sangat berpotensi untuk mendatangkan bencana-bencana seperti longsor dan banjir,” katanya. Sehingga selaku pemerintah daerah, Wakil Bupati meminta kepada masyarakat pemilik hak ulayat untuk tidak melakukan aktifitas penebangan di hutan-hutan terutama khawasan cagar alam.

“Saya harap kalau masyarakat melakukan penebangan harus tanam kembali, tebang satu pohon tanah sepuluh pohon baru,” katanya. Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk tidak meminta dirinya memberikan bantuan sensor seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya, karena dengan begitu hutan Jayawijaya akan semakin habis. (Vin/Rs)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top