Pemda Pastikan 95 Kesehatan Masyarakat Jayawijaya Tercover BPJS

WAMENA - Guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Jayawijaya, pemerintah daerah mengucurkan dana senilai 5 milyard rupiah untuk mengcover pelayanan tersebut terutama bagi masyarakat kecil, tentunya melalui BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Cabang Wamena, Ivan Ravian mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan yang kedua kalinya bersama pemda Jayawijaya, yang mana sebelumnya pernah dilakukan di tahun 2015.

Dan pada tahun 2019 ini, pemda kembali berkomitmen untuk mendaftarkan penduduknya sebanyak 19.343 jiwa menjadi  data tambahan.

“Dengan penambahan 19.343 jiwa tersebut maka kondisi kepesertaan program JKN KIS di kabupaten Jayawijaya bisa dikataan sudah Universal Healt Coverage (UHC) atau cakupan semesta,” kata Ivan kepada wartawan usai penandatangan yang berlangsung di ruangan bupati, Selasa (08/01).

Menurutnya dikatakan UHC apabila suatu daerah sudah mampu mengcover minimal diatas 95 persen,  artinya sekarang per 01 Februari 2019 sudah tercapai di kabupaten Jayawijaya.

Sementara, untuk yang discover sendiri yakni sesuai dengan program JKN KIS khusus untuk yang belum punya jaminan, yang sebanyak 88 persen sudah discover dalam berbagai macam segmen, seperti PBI APBN/APBD, PPU Swasta dan ASN.

“Untuk program JKN KIS walau beda segmen tapi untuk layanan sama, cuman mungkin yang membedakan adalah kelasnya saja, dimana untuk PBI APBD ini kelasnya ada di kelas 3 saja,” ungkapnya.

Lanjut Ivan, oleh sebab itu jumlah 19.343 jiwa tersebut hanya tambahan untuk penduduk di kabupaten Jayawijaya, dan nanti untuk sisanya 5 persen akan terdaftar alami, apakah melalui PB PU atau  nanti dari PPU (swasta/PNS).

Sementara pada kesempatan yang sama, Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua mengatakan pemerintah menganggarkan 5 milyard rupiah khusus untuk mengcover layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kalau itu semua sudah kita serahkan berarti hampir 95 persen masyarakat kita di Jayawijaya sudah dilayani oleh BPJS dan sisa 5 persen yang harus kita benahi datanya lagi untuk kedepannya,” ungkap Bupati Banua.

Lanjutnya berdasarkan data awal jumlah penduduk Jayawijaya kurang lebih sekitar 270 ribuan jiwa, sehingga data 19.343 jiwaini hanya data tambahan dari total jumlah penduduk yang ada.

Sedangkan untuk data 5 persen sisa, yang kini datanya masih disiapkan dan  nantinya akan dimasukan di tahun 2020, karena data tersebut menurut Bupati masih harus dikoordinasikan dengan dinas kependudukan karena harus sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Harapan kami, dengan kerjasama ini BPJS jangan terlalu kaku dengan aturan BPJS, dan  apabila ada sedikit kesalahan seperti nama atau umur maka harus ada toleransi untuk perbaikan jangan sampai terlalu menyulitkan,” pungkas Banua. (Vin/Rs)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top