Pemda Jayawijaya Kampanyekan Imunisasi Campak, Rubella, dan Polio

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar Kampanye Imunisasi Campak, Rubella dan Polio, yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya, dalam apel pagi pada Kamis (02/08).

Pencanangan kampanye imunisasi campak, rubella, dan polio ini dilakukan secara simbolis oleh Asisten II Setda Jayawijaya Yohanis Katoleng. Dalam sambutannya, Yohanis Katoleng mengatakan bahwa kegiatan ini sangat  penting karena melalui imunisasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan juga untuk memutuskan transmisi virus, menurunkan angka kesakitan dan angka kejadian  campak, rubella dan polio. “Saya berharap kegiatan dengan sasaran pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun ini dapat dilakukan secara baik dan menyeluruh di Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya. Sehingga dapat memberikan perlindungan bagi anak dari kecacatan dan kematian yang diakibatkan pneumonia, diare, kerusakan otak, ketulian dan kelumpuhan.

Pada kesempatan tersebut ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan pemda Jayawijaya agar meneruskan kampanye ini di keluarga masing-masing. Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan dr.Willy Mambiyeuw S.pB mengatakan bahwa pencanangan baru dilakukan sekarang namun sejak tiga minggu lalu sudah dilakukan sosialisasi.  “Jadi setiap puskesmas kita sudah mulai dari kemarin (01/08), ada yang sudah mulai ke sekolah-sekolah, jadi sudah mulai berjalan dari kemarin,” katanya kepada wartawan. Sedangkan untuk pendistribusian vaksin ke daerah-daerah terluar telah didistribusikan sejak minggu lalu, seperti ke distrik Trikora, Walaik, dan Tailarek, sedangkan untuk puskesmas dalam kota yang masih bisa dijangkau dengan kendaraan itu juga sudah di distribusikan. Sedangkan untuk vaksinasi yang akan dilakukan di sekolah-sekolah diharapkan dilakukan oleh petugas vasilitas kesehatan tingkat pertama. “Jadi sekolah-sekolah ini kita harapkan teman-teman dari puskesmas ini yang nanti akan ke sana. Jadi katakanlah untuk misalnya Wamena Kota jadi nanti  ada pendampingan dari puskesmas Wamena Kota jadi jalan sambil sosialisasi dan berikan vaksin,” jelasnya.

Lanjut Kadis, sebelum pencanangan ini vaksinasi bahkan telah dilakukan disalah satu sekola dasar swasta di kota Wamena. “Jadi memang bulan ini kita vokuskan untuk sekolah-sekolah, karena ada dua tahap yakni agustus untuk sekolah-sekolah, september baru akan dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama,” ujarnya. Manfaat dari vaksinasi jelas Willy, untuk memberikan kekebalan kepada anak terhadap penyakit campak, rubella, dan polio “Jadi manfaatya disitu, walaupun sudah dikasi imunisasi apapun tetap
kita berikan, jadi bukan berarti tidak diberikan karena sudah pernah dikasi vaksin campak atau rubella atau polio, tetap diberikan,” paparnya. Keuntungannya dari vaksin ini yakni bisa mencover rubella dan polio sehingga tidak perlu diberikan dobel. (Vin)

    top