Diklat Pim IV Ditutup

WAMENA  – Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH yang diwakili Asisten I Drs. Tinggaal Wusono, M.AP mengatakan pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat menentukan dalam membuat perencanaan dan pelaksanaan kegiatan instansi, memimpin dan membawa serta seluruh mitra kerja untuk melaksanakan semua kegiatan secara efektif dan efisien. Hal itu dikatakan Wusono saat menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Kamis (14/9) bertempat di Sanggar Siloam Wamena.

Dikatakan, dengan adanya Diklat Pim IV ini diharapkan terjadi penguatan secara operasional pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan para pejabat pelaksananya. “Penyelenggara dituntut untuk membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan sebagai pemimpin operasional yang berkompeten agar dapat menunjukkan kinerjanya dalam merancang suatu perubahan di unit kerjanya dan mampu memimpin perubahan itu sendiri,” tegas Wusono.

Wusono memberikan penekanan dan meminta kepada seluruh pimpinan OPD untuk mengawal anggaran perubahan dari masing-masing peserta Diklat, sehingga dapat dipastikan para pejabat yang mengikuti Diklat dapat dilakukan secara berkesinambungan.

“Untuk pelaksanaan Diklat ini Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah mengeluarkan biaya sangat banyak, jika tidak diawasi dan dimanfaatkan secara baik, akan menjadi sia-sia yang berakibat tidak berkembangnya pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Wusono.
Ia juga minta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) selaku instansi teknis penyelenggara diklat untuk melakukan monitoring dan evaluasi para peserta diklat dan anggaran perubahan yang telah dilakukan sebagai bahan evaluasi kinerja BKD,” ujarnya.

Hal itu perlu dilakukan bertujuan untuk pengembangan karier pejabat struktural berikutnya, ketika proses evaluasi itu dilakukan secara terstruktur maka diharapkan BKD sudah bisa
merencanakan dalam pendidikan diklat berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Jayawijaya, Heronimus Huby berharap dalam kesempatan yang sama melaporkan, setelah peserta selesai mengikuti diklat dan kembali ke OPD masing-masing, dapat membawa perubahan kinerja yang baru, terutama melaksanakan tupoksi masing-masing karena telah dibekali dengan ilmu pengetahuan selama 3 bulan.

“Diharapkan peserta diklat dapat membawa satu inovasi baru ke OPD masing-masing
terkait dengan pelayanan public, pengelolaan administrasi, keuangan dan lainnya,” ungkapnya.
“Dari 50 orang peserta, 24 orang dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan  26 orang lulus dengan predikat cucup memuaskan, dengan demikian 100 persen peserta lulus,” tandasnya.

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top