FBLB Termasuk Festival Budaya Tertua Di Papua

 Wamena- Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu festival budaya tertua di Papua dan menjadi ikon bagi daerah untuk mengembangkan pariwisata. Pagelaran seni budaya yang diperlihatkan oleh grup tari dapat memberikan manfaat bagi wisatawan mancanegaran dan wisatawan domestik dan memberi kesan yang mendalam.

Hal itu dikatakan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH ketika menyampaikan laporannya pada acara pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke 26 di distrik Wosilimo Kamis (6/8).
Bagi yang baru pertama kali datang ke Wamena, Wempi memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua wisatawan. ”Kalau kita ke Papua namun belum menginjakan kaki  di Wamena rasanya  belum lengkap karena Wamena adalah jantungnya Tanah Papua,” tegas Wempi.
Dalam kesempatan itu juga Wempi menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pejabat dari Propinsi Papua dan Kabupaten Jayawijaya, para wisatawan dan warga masyarakat yang berkesempatan hadir menyaksikan pagelaran seni budaya.
Sementara itu Gubernur Papua dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Khusus Gubernur Wasuok D. Siep mengatakan, wilayah Papua yang sangat luas memiliki berbagai sumber daya alam dan seni budaya yang unik yang perlu dikembangkan secara berkesinambungan.
Dari sisi pariwisata dengan iklim tropis yang baik terdapat berbagai potensi kekayaan yang berlimpah seperti sumber daya manusia, alam, budaya, penduduk, danau, laut dan sumber daya alam lainnya yang menjadi daya tarik wisata wajib terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Pembukaan FBLB ditandai dengan panah babi oleh Staf khusus Gubernur Provinsi Papua Wasuok D. Siep. Ivent tahunan  FBLB ke 26 tahun 2015 berlangsung selama 3 hari (6-8/8) dimana wisatawan mancanegara ikut dilibatkan dalam penyelenggaraan festival tersebut.

 

 

 

    top