Stikip Abdi Wacana Wamena Meluluskan 102 Wisudawan/I

Wamena - Pendidikan menjadi pilar pembangunan bangsa saat ini, tanpa pendidikan bangsa indonesia tidak akan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Bidang pendidikan menjadi unsur utama untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dari seluruh lapisan masyrakat, salah satunya melalui pendidikan di perguruan tinggi.

Hal tersebut dikatakan Bupati Jayawijaya yang diwakili Asisten I Setda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono saat mengikuti acara Wisuda Angkatan  Ke-5 STIKIP (Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu pendidikan) ABDI WACANA Wamena di Gedung Ukumiarek Asso Jumat (29/5)
Dikatakannya bahwa sebagai Bupati  atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jayawijaya mengucapkan terimakasih  dan apresiasi khususnya kepada STIKIP ABDI WACANA Wamena atas dedikasinya dan pengabdiannya dalam membantu pemerintah daerah, karena STIKIP Abdi Wacana merupakan perguruan tinggi pertama dan terkemuka di kota Wamena dalam meningkatkan kuallitas SDM khususnya pendidikan keguruan.
Bupati meminta kepada Lembaga-lembaga perguruan Tinggi yang ada di daerah ini seperti STAK,STISIP, STIPER, ABA, STIMIK , dan Perguruan tinggi lainnya hendaknya memiliki visi dan misi yang sama serta berkomitmen penuh mencerdaskan kehidupan masyarakat kita terutama generasi muda yang kelak menjadi cikal bakal penerus estafet pemimpin di daerah ini.
Melalui Tridharma perguruan tinggi yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, harapan saya bahwa setelah beberapa tahun mengenyam pendidikan , maka ilmu yang telah didapatkannya di kampus selanjutnya dapat diterapkan di masyrakat dan jangan sia-siakan ilmu yang dipelajarinya.
Lebih jauh dikatakan Bupati bahwa, kalau satu perguruan tinggi dapat mencetak 100 orang sarjana bisa kita bayangkan ada beberapa ribu orang sarjana yang berhasil kita hadirkan demi kesejahteraan Papua
Bupati menegaskan bahwa Lembaga perguruan tinggi yang ada di daerah ini  berkewajiban untuk menyediakan SDM yang terampil teruji, dan memiliki mental yang tangguh untuk membangun wilayah Pegunungah Tengah Papua.
Kepada para wisudawan diharapkan  setelah meraih gelar sarjanan, jangan diandalkan untuk menjadi PNS saja meskipun peluang itu ada namun saya menekankan supaya dapat menciptakan peluang berwirausaha, membuka lapangan kerja seperti yang diinginkan pemerintah menjadi mandiri dan hindari sikap ketergantuangan pada pemerintah.
Sementara itu, ketua kopertis wilayah XIV (Sembilan) Papua dan Papua barat Drs. Festus Simbiak. M.Pd mengatakan bahwa  ke 102 wisudawan ini adalah anugrah Tuhan bagi kita di Lembah Baliem ini yang nantinya akan menjadi penerus  perubahan di daerah ini
Oleh karena itu, diakuinya bahwa lima tahun bukanlah wakltu yang singkat dalam proses perkuliahan namun itu adalah waktu yang panjang yang telah dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat mencapai hasil saat ini.
Sementara itu Ketua TIKIP Abdi Wacana Wamena Wiklif Wakerkwa S.Sos,MM menambahkan bahwa lulusan tahun ini mengalami peningkatan mencapai seratus lebih dan semuanya memiliki tingkat kelulusan yang memuaskan, dengan tiga program studi masing-masing prodi yaitu jurusan Sastra Bahasa Indonesia sebanyak 48 orang, prodi Bahasa Inggris 29 orang, Matematika 25 orang
Mereka ini nantinya akan terserap di dunia kerja baik di pemerintahan, menjadi Guru, maupun berwirausaha karena mempunyai skil dan keahlian di bidangnya masing-masing.(Titus)


    top