Bupati Wempi Resmikan Pasar Putikelek

 Wamena – Untuk meningkatkan taraf hidup keluarga  dan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera, jangan hanya tergantung kepada Pemerintah Daerah namun harus dapat berusaha secara mandiri mengelola tanah yang diberikan oleh Tuhan menjadi ladang uang. “Kita harus konsisten dengan apa yang sudah dilakukan pemerintah daerah yang menyediakan tempat jualan bagi pedagang asli Putra daerah dan mama-mama penjual sayur. Hal itu dikatakan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo SH, MH saat meresmikan kegiatan jual beli di pasar Potikelek Wamena, Selasa (24/2) siang.

Dikatakan, pasar Putikelek yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya merupakan pasar pertama di Papua yang diberikan secara khusus kepada putra asli Papua dan mama penjual sayur mayur. “Saya ingin putra asli Papua hidupnya lebih terjamin dimasa mendatang,” tegas Wempi.
“Dinas Perindustrian dan Perdagangan selaku instansi teknis yang menangani masalah bidang perekonomian, untuk melakukan pendataan bagi mama-mama penjual sayur untuk dilatih dalam melakukan pengelolaan keuangan berupa pemberian kredit modal usaha melalui Bank Papua dan BRI yang ada di Pasar. “Hal ini sesuai dengan lahirnya Undang-Undang Otonomi Khusus No. 21 tahun 2001 yang diperuntukkan bagi orang asli Papua,” tegas bupati Wempi bijak.
Menurutnya, meski keberadaan tempat tinggal di wilayah Pegunungan yang sangat terbatas dengan sarana trasnportasi dan fasilitas layanan lainnya, namun tidak menyurutkan langkah warga masyarakat untuk berusaha secara maksimal dan mampu berbuat nyata yang hasilnya dapat dinikmati saat ini. “Kita harus bisa menjadi contoh teladan bagi warga yang lain di Pegunungan Tengah Papua ini,” ujarnya.
“Jangan lagi berjualan di trotoar, depan kios atau toko maupun perempatan jalan, namun bisa melakukan proses jual beli di Pasar Putikelek yang telah disediakan dan diperuntukkan bagi orang asli papua ini,” ujarnya.
“Untuk jualan jenis pinang, kayu balok, papan dan kayu lokal lainnya harus dilakukan oleh orang Asli Papua yang sesuai dengan kehidupan orang asli Papua itu sendiri,” imbuhnya.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top