Pentingnya Bpjs Bagi Pns Di Jayawijaya

Wamena- Setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya harus wajib memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dengan tujuan untuk mempermudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, sehingga dimanapun dan kapanpun berada bisa menggunakan kartunya untuk berobat baik di dalam maupun di luar daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo SH, MH yang diwakili Sekretaris Daerah  Yohanes Walilo S.Sos, M.Si saat membuka kegiatan Sosialisasi BPJS yang diikuti para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupataen Jayawijaya yang berlangsung di Aula Gedung Ukumiarek Asso kemarin, Selasa (17/2) siang.
Dikatakan penggunaan Kartu BPJS sangat penting dan bermanfaat bagi PNS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan prima, bila tidak memiliki kartunya PNS akan rugi. “Bagi PNS yang belum memiliki kartu BPJS segera mengurusnya di kantor BPJS terdekat,” tegas Sekda Walilo. Selain itu lanjut Walilo, PNS sudah dipotong 2% dari gaji pokok setiap bulannya untuk membayar BPJS dan sangat rugi bila PNS tidak mengurusnya,” ujarnya lagi.
Menurutnya kartu BPJS tidak hanya diperuntukkan bagi PNS beserta keluarganya, namun juga diperuntukkan bagi masyarakat umum. “Semua mendapat perlakuan yang sama karena mendapat pelayanan kesehatan secara prima, terutama pada saat menderita sakit,” ujarnya.
Hal yang tidak kalah pentingnya kata Walilo, untuk mendapatkan kartu BPJS seorang PNS harus memiliki Kartu Tanda Penduduk secara elektronik (E-KTP) untuk validitas datanya.  “Kartu BPJS dan E-KTP yang memiliki data yang sama dapat dijadikan sebagai acuan oleh petugas BPJS untuk mengeluarkan kartu BPJS bagi PNS,” ujarnya.
Sementara itu Kepala BPJS Cabang Wamena Benny Siwabessi menambahkan, kantor pelayanan BPJS Wamena saat ini membawahi 7 (tujuh) Kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah meliputi Lanny Jaya, Yahukimo, Yalimo, Mamberamo Tengah, Tolikara, Nduga dan Kabupaten Jayawijaya.
“Manfaat yang diperoleh dari kartu BPJS salah satu diantaranya adalah bila PNS berada di luar daerah menjalankan perjalanan dinas lalu tiba-tiba sakit maka dengan sendirinya PNS yang bersangkutan  bisa langsung berobat dengan mengunakan BPJS di rumah sakit, namun harus mendapat rujukan dari puskesmas terdekat,” ujarnya mencontohkan.
 Untuk PNS golongan III dan IV setiap bulannya dipotong Rp. 59.500,- mendapat fasilitas berobat di kelas I, golongan II dipotong Rp. 45.500,- mendapat pelayanan berobat di kelas II dan golongan I dipotong Rp. 25.500,- mendapat pelayanan berobat di Kelas III, sedangkan untuk masyarakat umum dengan klasifikasi mandiri,” ujarnya.
“Selain itu BPJS juga mempermudah proses pembayaran iuran melalui kerjasama sinergis dengan sejumlah perusahaan perbankan seperti Bank Mandiri, BNI, BRI dan mulai bulan Oktober 2014 lalu, BPJS menambah jumlah titik layanan seperti divisi regional, kantor cabang dan KLUK untuk melayani pendaftaran online karena saat ini sebanyak 13,8 juta jiwa penduduk Indonesia telah menjadi anggota BPJS kesehatan,” imbuhnya.

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top