Masyarakat Harus Sadar Tertib Berlalulintas

    Wamena-Acara aksi keselamatan diwilayah hukum Polres Jayawijaya ditandai dengan penandatangan Kerja sama/MoU oleh Muspida, LSM, Tokoh Agama, Adat, Organisasi  serta pemberian PIN sebagai suatu komitmen bersama dalam mendukung terciptanya tertib berlalulintas dijalan raya bagi masyarakat selaku pemakai.

Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH,MH yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan Drs. Tinggal Wusono mengatakan untuk menjalankan tertib berlalulintas di jalan raya dibutuhkan kesadaran oleh seluruh komponen masyarakat tentang arti pentingnya keselamatan berkendara. “Tugas ini bukan menjadi tugas Polisi saja selaku institusi yang melaksanakan, tapi menjadi tanggungjawab seluruh stake holder yang ada,” tegas Wusono bijak.
Menurutnya sebagai pengguna jalan saat berkendara di jalan raya setiap orang wajib untuk menjaga keamanan lalulintas orang lain.”Bila disiplin itu tidak datang dari kesadaraan, bagaimana kita  mau menciptakan disiplin berlalulintas di jalan raya,” ujarnya.
Pemerintah sangat mendukung kegiatan program tertib berlalulintas dengan membangun sejumlah fasilitas umum berupa marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas sesui dengan peruntukannya. “Sosialisasi ini dapat dilakukan secara terus menerus kepada masyarakat khusunya pengguna jalan sehingga dapat menekan angka kecelakaan,” ujarnya.
 Sementara itu Kapolres Jayawijaya AKBP. Adolf Beyai yang membacakan sambutan tertulis Kapolri Jenderal Sutarman mengatakan aksi keselamatan yang dilakukan oleh aparat kepolisian Jayawijaya menjadi momentum untuk melakukan analisa dan evaluasi kinerja secara sinergis, simultan dan komprehensip dengan membuka telinga dan mata lebar-lebar untuk menerima input saran dan pendapat dalam peningkatan pelayanan prima dalam berlalulintas, khususnya menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
“Saatnya bertindak untuk mewujudkan keselamatan berlalulintas menjadi sangat penting dan strategis, sebab situasi dan kondisi yang mengancam keselamatan lalulintas pada jalan beberapa tahun ini makin memprihatinkan dengan tingginya angka kecelakaan lalulintas bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa,” kata Kapolres Beay.
Untuk itu lanjut Kapolres Beay dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berlalulintas perlu melakukan sosialisasi undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan termasuk pelanggaran yang menonjol termasuk kelengkapan kendaraan serta kepemilikanSurat Ijin Mengemudi (SIM).
Kasatlantas Polres Jayawijaya AKP. Daniel Tamaela menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tertib berlalu lintas di jalan raya. “Hal itu untuk menekan angka kecelakaan dan kasus pelanggaran lalu lintas yang akhir-akhir ini semakin meningkat,” imbuhnya. Untuk diketahui tahun 2014 kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas mencapai 1177 kasus, meliputi kasus lalulintas 1010 kasus, pelanggaran tilang 167 kasus, korban meninggal 15 orang, kecelakaan berat 30 orang dan luka-luka 3 orang.

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top