Rumah Jabatan Akan Segera Dibangun

 Wamena – Tekad bupati/wakil bupati Wempi Wetipo, SH, MH/John R. Banua, SE, M.Si untuk melakukan perubahan di Kabupaten Jayawijaya terus dilakukan. Yang menjadi perhatian pasangan pemimpin Jayawijaya kali ini adalah rumah jabatan yang memadai yang diperuntukkan bagi para pejabat setingkat eselon II atau pimpinan SKPD. “Tidak ada kompensasi apapun bagi masyarakat yang mendiami tanah milik Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di lokasi Baliem Cotage,” tegas bupati Wempi selaku pembina upacara 17-an di halaman kantor Bupati Senin (19/1).

Dikatakan, setelah dilakukan penggusuran lokasi tanah tersebut akan dibangun perumahan yang diperuntukan bagi para pejabat eselon II atau kepala dinas. “Saya sangat mengharapkan, masyarakat yang tinggal di lokasi tanah tersebut segera pindah dan mencari tempat tinggal lain karena akan segera dibangun perumahan,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan rumah jabatan tersebut merupakan salah satu bentuk keperdulian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terhadap para pejabat eselon II yang mengemban tugas dari atasannya. “Rumah-rumah dinas yang ditempati oleh para pejabat eselon II saat ini bukan milik pribadi, tapi milik pemerintah Kabupaten Jayawijaya. “Bila dikemudian hari ada pejabat eselon II atau kepala dinas yang memasuki pensiun, rumah dinas tersebut harus dikembalikan kepada pemerintah bukan untuk ditinggali selamanya oleh pejabat yang sudah purna tugas,” ujarnya.
Dalam arahannya yang lain Bupati Wempi mengatakan, akan melakukan penggusuran bagi rumah warga yang tinggal berdekatan dengan bandar udara Wamena. “Untuk kebutuhan pelayanan publik perluasan apron dan ruang tunggu, sejumlah rumah warga yang berdekatan dengan bandar udara akan digusur dan pihak Pemerintah Daerah akan memberikan konpensasi,” ujarnya.
Sementara itu Sekda Jayawijaya  Yohanes Walilo, S. Sos, M. Si yang memimpin penggusuran lokasi Baliem Cotage mengatakan penggusuran yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bertujuan untuk mempersiapkan lokasi tanah untuk pembangunan rumah jabatan. “Lokasi harus disiapkan dan dibersihkan terlebih dahulu, kemudian akan dibangun rumah jabatannya, “ ujarnya.
“Ada 15 gedung yang dibongkar dan saat ini lokasi tersebut sudah dibersihkan dan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, rumah jabatan tersebut akan segera dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya,” imbuhnya.

 

 

 

    top