Korpri akan Bertransformasi Menjadi Korps Pegawai Aparatur Sipil Negara Indonesia

 Wamena - Sejak didirikan pada tanggal 29 November 1971, Korpri telah menunjukan peran dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Bangsa, dan Negara. Sebagai organisasi yang mewadahi para Pegawai Negri Sipil, Korpri telah melaksanakan tugas-tugas pemerintah dan melayani keperluan masyarakat dalam berbagai bidang.
Demikian sambutan presiden Republik Indonesia selaku penasehat Nasional Korpri pada Hari Ulang Tahun ke-43 Korpri yang dibacakan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH selaku pembina upacara di halaman  kantor Bupati Jayawijaya Selasa (2/12).

Dengan telah terbitnya undang-undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Organisasi Korpri akan bertransfomasi menjadi Korps Pegawai Aparatur Sipil Negara Indonesia (Korps ASN RI) dengan tujuan menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi Aparatur Sipil Negara serta mewujudkan jiwa Korps Aparatur Sipil Negara sebagai pemersatu bangsa
Presiden mengharapkan pada HUT Korpri yang ke-43 ini, kepada jajaran Korpri untuk bisa menjadi guru, menjadi tauladan bagi perubahan yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. Presiden berpesan kepada jajaran Korpri untuk memahami dan melaksanakan penataan biroikrasi yang menjadikan birokrasi yang bersih, kompeten, dan mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat lagi.
“Percepat perubahan Budaya kerja untuk seluruh anggota Korpri menuju pola pikir dan budaya kerja aparatur Negara yang lebih gigih, cerdas, inovatif, dan tanggap terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis,” ujarnya.
 Lebih jauh Presiden menegaskan kepada Aparatur, agar memberikan pelayanan birokrasi yang makin cepat, makin akurat, makin, murah, dan makin baik. Tinggalkan mentalitas priyayi atau penguasa, jadilah birokrat yang melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
Jaga Kode etik profesi, pedomani sumpah jabatan, pegang teguh komitmen panca prasetya Korpri, buktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur Negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan, perkuat koordinasi, integrasi dan sinergi dalam rangka mempercepat pencapaian target pembangunan. “Tingggalkan ego sektoral dan ego kedaerahan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

 

 

 

    top