80 Orang Dilatih Cara Penyusunan Profil Kampung

 

   Wamena - Data dan profil kampung penting artinya sebagai sumber informasi yang digunakan dalam menyusun rencana pembangunan wilayah dan pembangunan kampung Hal tersebut dikatakan Bupati Kabupaten Jayawijaya Wempi Wetipo. SH. MH.  Yang diwakili Asiosten I Setda. Drs. Chris Manuputty. MM. saat membuka resmi kegiatan Peltihan Aparatur Pemerintahan Kampung dalam menyusun profil Kampung  dan kelurahan Dikatakan bahwa, Aparatur kampung yang berkualitas sebagai wujud pelaksanaan pembangunan yang dalam upaya mengisi dan membangun jiwa dan wawasan masyarakat kampung itu sendiri.
  

Program pembangunan kampung selama ini menuai kritik dari berbagai kalangan yang menilai bahwa program pemerintah yang dilaksanakan dikampung-kampung mubasir tidak dapat sasaran dan lainnya. Kritik seperti itu bukan tidak beralasan namun penyebab kegagalan perlu ditelusuri hasil monitoring ataupun study identifikasi yang dilakukan sejumlah LSM.
Menginformasikan penyebab-penyebab kegagalan pembangunan kampung, karena tidak didasarkan atas data tentang karakteruiistik, potensi, serta tidak mereviuw permasalahan yang dihadapi kampung dan kelurahan. Gambaran tentang potensi kampung itu meliputi, Alam, Penduduk, Kelembagaan, Sarana/Prasarana danPermasalahan yang dihadapi
   Kegiatan Pelatihan aparatur pemerintah kampung merupakan kegiatan program nasional berdasarkan Pemendagri No. 12 Tahun 2007 tentang  penyeusunan dan pendayagunaan data profil kampung yang ditindaklanjuti secara berjenjang dari pemerintah daerah ke tingkat kampung.
Profil sebagai salah satu system pendataan atas potensi kampung dan kelurahan yang disebut data dasar. dimana profil kampung adalah sekumpulan keterangan yang diperoleh langsung dari sumbernya yang dapat memberikan gambaran tentang potensi dan permasalahan yang dihadapi dikampung
   Sebelum memulai kegiatan tersebut  ditandai dengan penyamatan tanda peserta dari Asisten I Setda. Drs.Chris Manuputty.MM.  kepada perwakilan peserta. pelatihan tersebut diikuti peserta sebanyak 80 orang dari perwakilan masing-masing 40 orang dari kampung dan 40 orang dari tingkat distrik di jayawijaya. Kegiatan pelatihan ini sendiri berlangsung selama tiga hari 19-21 di Aula betesda Wamena.

 

 

 

    top