Gedung Baru Harus Dibarengi Dengan Aparat Yang Profesional

 

 

 

WAMENA - Kapolda Papua Irjen Pol Drs.Tito Karnavian, MA, Ph.D mengatakan pembangunan suatu gedung kantor baru harus dibarengi dengan aparat yang handal dan profesional. Proses pembangunan gedung itu sendiri tidak mudah, butuh biaya yang tidak sedikit, waktu dan perencanaan yang matang,. Bahkan untuk pembangunan gedung seperti ini telah beberapa kali ganti Kapolres. Untuk itu dengan kehadiran kantor Polres yang baru ini hendaknya  polisi dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat termasuk kinerja aparatnya itu sendiri. “Jadilah pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat karena itu sudah menjadi tugas pokok dan tanggung jawab Polri.  Hal itu dikatakan Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian saat meresmikan Markas Komando Polres Jayawijaya dihadiri Para Bupati se- Pegunungan Tengah, Muspida, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan undangan lainnya Rabu (12/3).
  

Dikatakan sebelum otonomi khusus hanya ada 10 Polres yang tersebar dibeberapa kabupaten  di Papua, namun setelah otsus dengan adanya pemekaran kabupaten Polres menjadi 19 dan juga ada 2 Polres Persiapan yaitu Lanny Jaya dan Mamberamo Tengah. “Peran serta dari para Bupati untuk mendukung keberadaan Polres dimasing-masing kabupaten memegang peranan yang sangat penting, dengan memberikan dana hibah untuk pembangunan Mako Polres di Kabupaten masing-masing. “Di institusi kepolisian, DIPA Polri sangat terbatas karena mencakup seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
   Lebih jauh ditambahakan bahwa dengan adanya bangunan gedung yang baru jangan hanya jadi kebanggaan saja namun ada peningkatan dalam pelayanan termasuk rekrutmen, fasilitas kendaraan dan kantor yang layak bagi anggota supaya dapat bekerja lebih maksimal.
   Peresmian Mako Polres Jayawijaya ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, pemberian kunci oleh kontraktor.Juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Bhayangkari Ny. Tito Karnavian diberikan  kepada salah satu anggota Aipda Robert Huby.

 

 

 

    top