DR. Piter Youngren Kembali ke Wamena Setelah 21 Tahun, Hadiri Festival Persahabatan
WAMENA - DR. Piter Youngren tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (21/10/2026), menggunakan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF).
Kedatangannya disambut langsung oleh Asisten II Setda Kabupaten Jayawijaya, Lekius Yikwa, Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murip, Sp.KJ serta sejumlah tokoh agama.

DR. Piter Youngren Tiba di Bandara MAF Wamena, Foto Bersama Dengan Asisten II Setda Jayawijaya, Lekius Yikwa dan Ketua TP PKK Jayawijaya Serta Beberapa Rombongan Yang Turut Terlibat Dalam Penjemputan
Foto : Istimewa
Kedatangan Piter Youngren di Wamena dalam rangka menghadiri Festival Persahabatan dan Seminar yang dijadwalkan berlangsung pada 22-25 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi kunjungan keduanya ke Wamena setelah terakhir kali berkunjung sekitar 21 tahun lalu.
Piter Youngren dikenal sebagai pendiri World Impact Ministries, sebuah organisasi pelayanan Kristen internasional yang menjangkau lebih dari 100 negara. Pelayanan yang dijalankannya menekankan pesan kasih karunia Allah bagi semua orang tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya.
Festival Persahabatan merupakan salah satu kegiatan utama dalam pelayanan Piter Youngren yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dalam berbagai penyelenggaraannya, festival tersebut tercatat mampu menarik peserta dalam jumlah besar, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu orang.
Selain Festival Persahabatan, rangkaian kegiatan pelayanan Piter Youngren juga mencakup seminar kepemimpinan yang ditujukan bagi para pendeta dan pemimpin. Sejak 1990, seminar tersebut disebut telah memperlengkapi lebih dari 345.000 pendeta dan pemimpin.
Pelaksanaan Festival Persahabatan dan Seminar di Wamena selama empat hari diharapkan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kunjungan kembali Piter Youngren ke Kabupaten Jayawijaya setelah lebih dari dua dekade.
Kehadirannya diharapkan dapat mempererat hubungan dengan masyarakat setempat sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan keagamaan dan seminar yang telah dipersiapkan oleh panitia. (Agris/Martina Matuan)