DINKES Jayawijaya Gelar Orientasi ATMH, Perkuat Peran KADER dalam Deteksi Dini Penyakit

WAMENA - Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, menggelar Orientasi Integrasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria, dan Hepatitis (ATMH) bagi kader UKDK dan Posyandu di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, hingga Rabu (14/10/2026), ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan kader dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui deteksi dini penyakit dan identifikasi awal pasien sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Kegiatan Orientasi Integrasi AIDS, Tuberkulosis, Malaria, dan Hepatitis (ATMH) bagi kader UKDK dan Posyandu di aula Dinas Kesehatan.

Foto : istimewa

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Esau Rudianto Aibesa, mengatakan orientasi tersebut secara khusus dipersiapkan bagi kader yang akan mendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas Wamena Kota dan Puskesmas Ilekma.

Kedua puskesmas tersebut direncanakan segera diluncurkan dengan dukungan kader yang telah memperoleh pembekalan melalui kegiatan orientasi tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kader-kader mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk membantu pelayanan kesehatan, sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujar Esau.

Ia menjelaskan, para kader akan dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan deteksi dini terhadap gejala serta menggali riwayat kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan AIDS, tuberkulosis (TBC), malaria, dan hepatitis.

Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan di puskesmas dalam mengenali indikasi awal penyakit, sehingga masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dapat segera diarahkan untuk memperoleh pelayanan sesuai prosedur medis.

Esau menyampaikan bahwa pemateri dalam kegiatan tersebut merupakan tenaga kesehatan yang telah mengikuti pelatihan di Jakarta dari kementerian terkait, khususnya dalam penanganan TBC, HIV, malaria, dan hepatitis.

Menurutnya, keterlibatan kader menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan adanya dukungan kader yang terlatih, proses identifikasi awal diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan membantu petugas kesehatan menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan pasien.

“Ke depan, kami berharap pasien yang datang ke fasilitas kesehatan telah memperoleh identifikasi awal, sehingga petugas dapat menentukan langkah pelayanan sesuai kebutuhan,” katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya berharap kegiatan orientasi ini dapat meningkatkan kemampuan kader UKDK dan Posyandu sebagai mitra tenaga kesehatan di tengah masyarakat.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, para kader diharapkan semakin aktif mendukung deteksi dini penyakit, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan, serta memperluas akses pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Wamena Kota dan Puskesmas Ilekma. (Agris Wistrijaya/Martina Matuan)

    Cari Berita

    Pengumuman

    PERDA RPJMD KABUPATEN JAYAWIJAYA 2025-2029 & RKPD DAN PERPUB FINAL 2026

    PENGUMUMAN BUPATI JAYAWIJAYA PENETAPAN KELULUSAN FORMASI 2024 KABUPATEN JAYAWIJAYA

    Siaran Pers Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 20 Agustus 2024 Pukul 17.08.45 WIB

    Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Kab. Jayawijaya TA. 2024

    PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PPPK 2023

    PENGUMUMAN PENERIMAAN PPPK JF GURU DAN TENAGA KESEHATAN KABUPATEN JAYAWIJAYA TA. 2023

    top