Pemkab Jayawijaya Apresiasi GPI Jalan Suci Karena Memilih Pyramid sebagai Tempat Yout Camp 2026
WAMENA - Pemkab Jayawijaya memberikan apresiasi kepada Gereja Pekabaran injil (GPI) Jalan Suci yang telah memilih Jayawijaya sebagai tempat penyelenggaraan Yout Camp tahun 2026 di Distrik Pyramid sebagai tempat sejarah peradaban penyebaran injil di wilayah ini.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan yang sangat berkesan bagi pemkab Jayawijaya dan memberikan apresiasi mereka bisa memilih tempat di Jayawijaya khususnya di Distrik Pyramid, meskipun diketahui bersama jika GPI Jalan Suci ini berpusat di Maybrat Kabupaten Sorong Selatan.
"Mereka datang jauh -jauh dari maybrat ke sampai ke Pyramid Kabupaten Jayawijaya, sebenarnya ini tempat bersejarah dan tempat yang bagus untuk kita nikmati tetapi karena kita disini maka setiap iven kita ingin keluar dari Jayawijaya,"ungkapnya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH mendapatkan plakat penghargaan dari Wabub Maybrat Ferinando Solossa dalam pembukaan Youth Camp 2026 GPI Jalan Suci di Distrik Pyramid Senin (15/6).
Foto: Istimewa
Bupati juga mengingatkan kembali bahwa, bahwa wilayah Jayawijaya luar biasa, sebab, dari pengakuan ketua rombongan Yout Camp tahun 2026 atau sekretaris GPI Jalan Suci yang datang saat ditanyakan mengapa memilih ke Jayawijaya yang notabane lebih mahal ketimbang daerah lain yang ada di Papua, mereka sampaikan 3 hal.
"Yang pertama, Jayawijaya ini adalah Newzelandnya Papua, kedua indah sekali ciptaan Tuhan yang ada disini ketika pertama kali menginjakan kaki di Wamena, sehingga anak -anak dari maybrat berterima kasih Tuhan bisa menciptakan tempat yang begitu indah,"Beber Bupati Murib.
Ketiga, Lanjut Bupati Jayawijaya, Pyramid sebagai salah satu tempat bersejarah dari proses pekabaran injil, dimana para misionaris dulunya sering bersekolah didana dan dengan bahasa daerah injil ini bisa disebarkan sampai ke seluruh pelosok Papua Pegunungan, sehingga mereka datang.
"Ini alasan dari mereka untuk mekjadikan Distrik Pyramid Kabupaten Jayawijaya sebagai tempat penyelenggaraan Yout Camp 2026 GPI Jalan Suci, oleh karena itu, kita sebagai pemilik negeri harusnya menghargai alam yang Tuhan buat untuk terus dipelihara agar bisa terus dinikmati,"beber Atenius Murib.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH saat menyalami para perserta Youth Camp 2026 GPI Jalan Suci.
Foto : istimewa
Mantan dandim 1702/ Jayawijaya mengajak semua pihak apabila ada iven besar yang mau dilakukan tak perlu untuk meningkalkan Jayawijaya atau tetap bisa dilakukan di wilayah ini, sebab tempat bersejarah itu tak hanya ada di Pyramid saja, masih ada juga di Distrik Wolo, Hitigima, bahkan juga di Bokondini Kabupaten Tolikara.
"Kedepan apabila ada kaum profesi yang mau retrit saya akan mengajak juga kalau tidak di pyramid ada juga di bokondini ada tempat yang bagus , kalau ada pertemuan mungkin kita bisa kesana bersama –sama untuk menikmati alam yang Tuhan berikan bagi kita," tutupnya. (Denny/Martina)