Persingkat Alur Layanan Kesehatan Dinkes Jayawijaya Persiapkan Layanan ILP di Dua Puskesmas

WAMENA - Guna mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya menggelar sosialisasi Integrasi Layanan Primer (ILP), dimana program ini menindak lanjuti keputusan dari mentri kesehatan karena sudah mulai di berlakukan sejak tahun 2022 di seluruh Indonesia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudi Aibesa, S.KM menyatakan khusus untuk Papua Pegunungan khususnya, ditahun ini baru Kabupaten Jayawijaya yang melaksanakan program ILP dan hanya dua puskesmas yakni Wamena Kota dan Ilekma yang diambil sebagai model untuk 37 puskesmas yang akan menjalankan program ini kembali.

"Kegiatan intinya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempermudah akses layanan itu kepada masyarakat, terutama di layanan dasar, dari yang dulunya hanya berlaku untuk layanan Bumil, bayi dan balita, tapi ILP ini dilakukan untuk seluruh nya atau umum."ungkapnya Kamis (11/6) di Hotel Baliem Pilamo Wamena.

Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya saat memberikan sosialisasi Integrasi Layanan Primer (ILP) kepada Nakes dari Puskesmas Wamena Kota dan Ilekma di hotel Baliem Pilamo Wamena. Kamis (11/6). Foto : Istimewa

Menurutnya, ILP ini dilakukan untuk melakukan pendeteksian dini untuk penyakit yang dialami ditingkat puskesmas, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan ini lebih dekat tak jauh dari tempat layanan yang seperti mereka dapatkan sebelumnya.

"Untuk tenaga nanti kita akan berdayakan masyarakat terutama kader Posyandu dengan standar 5 orang, namun karena keterbatasan anggaran yang disediakan hanya 2 orang, oleh karena itu, diharapkan kepada pemerintah untuk bisa menambah tenaga sehingga bisa mencapai sasaran atau target dari ILP,"jelasnya

Dikatakan, memang saat ini untuk tenaga kesehatan yang dimiliki Dinkes Jayawijaya terbatas, namun pihaknya masih terus untuk melengkapi tenaga yang ada di sektor puskesmas sehingga mereka juga bisa ada di layanan posyandu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudi Aibesa, S.KM. Foto : Deny

Ditempat yang sama Plt Kasie Kasda dan Gizi dari Bagian Kesmas Dinkes Jayawijaya Sulastri Fajarwati menjelasnkan jika ILP ini bertujuan untuk memersingkat layanan gambaran umumnya kalau berobat di puskesmas sering kali ada antrian di loket untuk mendaftar namun kali ini tidak seperti itu lagi.

"Kita coba untuk mempersingkat alur layanan yang tadinya pendaftaran harus di gabung, kini kita pisahkan lewat 5 klaster, sehingga kalau ada ibu hamil yang memeriksakan kandungannya tak perlu lagi untuk mengantri bersama lansia tapi mungkin mendaftar di klaster II untuk Ibu hamil, Bayi dan Balita, sedangkan klaster III untuk usia dewasa dan lansia,"bebernya.

Ia juga mengaku jika ILP ini untuk mempersingkat alur agar tidak banyak pasien lagi dalam satu loket pendaftaran, kalau sekarang ini masih satu pintu, misalnya kalau dipanggil di polik umum disitu masu semua untuk Dewasa, Lansia, bumil, tapi kalau ada ILP nantinya akan membangi layanan klaster.

"Begitu juga pasien yang gawat darurat juga akan dibedakan lagi atau mungkin akan masuk ke klaster V, sehingga tidak penuh lagi dalam puskesmas, untuk pemberlakukan ILP masih dalam persiapan, dan masih perlu SK untuk lokusnya, Puskesmas percontohan dan juga SK dari Bupati,"ujar Sulastri.

Ia menambahkan untuk SK Bupati saat ini Dinkes masih melakukan koordinasi dengan bagian Hukum Setda Kabupaten Jayawijaya, selanjutnya Dinkes juga akan dikunjungki tim dari kemenkes dan Global Fun untuk meninjau dua pustu di Honelama dan Napua.

Plt Kasie Kasda dan Gizi dari Bagian Kesmas Dinkes Jayawijaya Sulastri Fajarwati. Foto : Deny

"Kami juga akan melakukan pelatihan kepada nakes dari 20 puskesmas yang bertujuan agar mereka paham apa yang harus mereka jalankan di Puskesmas ILP dan Posyandu ILP, karena setelah puskesmas jalan maka posyandu juga akan diberlakukan sama dengan puskesmas tersebut," bebernya

Artinya nanti dalam Posyandu itu akan dibagi 5 meja dan yang tadinya hanya satu kader akan dikelola oleh 5 kader, rencananya setelah orientasi nakes sudah selesai dan SK Lokus, SK Puskesmas dan SK Bupati juga sudah ada, maka akan dilauncing untuk dimulai program ILP yang diperkirakan pada bulan juli mendatang untuk Puskesmas Wamena Kota dan Ilekma. (Denny/Martina)

    Cari Berita

    Pengumuman

    PENGUMUMAN BUPATI JAYAWIJAYA PENETAPAN KELULUSAN FORMASI 2024 KABUPATEN JAYAWIJAYA

    Siaran Pers Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 20 Agustus 2024 Pukul 17.08.45 WIB

    Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Kab. Jayawijaya TA. 2024

    PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PPPK 2023

    PENGUMUMAN PENERIMAAN PPPK JF GURU DAN TENAGA KESEHATAN KABUPATEN JAYAWIJAYA TA. 2023

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    top