Hadiri Wisuda, Pemkab Jayawijaya dukung STIPER Petra Baliem sebagai penggerak sektor Pertanian
Wamena - Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bupati Niko Itlay menghadiri acara wisuda sarjana angkatan ke-XVI (enam belas) Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Petra Baliem Wamena untuk program studi agribisnis dan agroteknologi, Selasa 14 April 2026.
Mewakili Bupati Jayawijaya, Staf ahli Bupati Niko Itlay memberikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan wisudawan/i yang selama beberapa tahun ini telah menempuh proses pembelajaran dengan baik dan berhasil menyelesaikan studi sehingga berhak menyandang gelar sarjana pertanian.

Staf Ahli Bupati Niko Itlay hadir mewakili Pemkab Jayawijaya di Acara Wisuda Stiper Petra Baliem di Hotel Baliem Pilamo.
Foto : Pemkab Jayawijaya
"hari ini adalah bukti kerja keras dan dedikasi kalian dalam menempuh pendidikan tinggi di bidang yang sangat krusial bagi bangsa kita ini. saya percaya bahwa kesuksesan ini akan membawa semangat, antusiasme, serta motivasi yang baru untuk segera mengaplikasikan ilmu seraya mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara, "ucapnya.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi bangsa dan negara dan pemerintah daerah sangat membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari lulusan stiper petra baliem wamena, untuk bersama-sama meningkatkan produktifitas pertanian di daerah ini.
Untuk itu, ia menyampaikan beberapa pesan kepada para wisudawan/wisudawati agar momen wisuda bukan merupakan akhir perjalanan pendidikan, namun ini merupakan awal dimana harus mempraktekan ilmu pendidikan yang telah diperoleh selama di dunia pendidikan, untuk diaplikasikan di dunia nyata, sehingga proses belajar harus tetap dilaksanakan secara mandiri, sampai sukses sesuai dengan bidang ilmu yang saudara tekuni.
"kepada para lulusan agroteknologi, saudara memikul tanggung jawab besar untuk membawa inovasi pada hulu pertanian, sehingga diharapkan saudara dapat menerapkan teknologi budidaya yang ramah lingkungan namun tetap produktif; membantu petani lokal dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan serangan hama dengan pendekatan ilmu teknologi; hingga mendorong diversifikasi pangan di daerah kita agar ketahanan pangan tetap terjaga," pesannya.
Ia juga berharap agar wisudawan/i dapat mengubah pola pikir petani dari sekadar "bertanam" menjadi "berbisnis" pertanian yang menguntungkan, melainkan dapat membangun rantai pasok yang efisien agar produk unggulan daerah memiliki nilai tambah, serta daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional; dan menjadi wirausaha muda yang membuka lapangan kerja, bukan hanya sekadar menjadi pencari kerja.
"saya mengajak saudara sekalian untuk tidak ragu kembali ke kampung, untuk membangun potensi lokal dan menjadi inovator, penyuluh serta pendamping petani, hingga dapat berkontribusi pada peningkatan hasil produksi pangan lokal, sejalan dengan program ketahanan pangan daerah," ungkapnya.
Selain itu, staf ahli Bupati juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Stiper Petra Baliem Wamena atas berbagai capaian yang sudah diraih dan berharap agar Stiper Petra Baliem dapat menjadi motor dalam mentransformasi sektor pertanian melalui regenerasi, mencetak petani muda yang inovatif, dan membawa perubahan pada sektor agroteknologi, sehingga lulusan Stiper tidak hanya menguasai teori, tetapi memiliki kompetensi praktis yang siap pakai untuk mengembangkan pertanian daerah.
"saya juga mengajak stiper petra baliem untuk dapat berkolaborasi dalam pembangunan daerah, yang dimulai dengan keterlibatan aktif dalam program-program pembangunan, penelitian, hingga penyediaan tenaga ahli yang membantu pemerintah dalam menjadikan sektor pertanian sebagai unggulan daerah,"tutupnya. (Agris/Martina)