5 Ton Barang Kadar Luarsa Dimusnahkan

WAMENA–Sebanyak 5 ton barang toko dan kios yang telah kadar luarsa dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Jayawijaya Jhon R Banua, Dandim 1702/JWY Letkol Inf Yusuf Sampetoding, Kapolres Jayawijaya AKBP F.S Napitupulu, Kepala Kejaksaan Negeri Wamena I Putu Suarjana SH,MH, dilapangan Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya, Kamis (17/1/2013).

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Jayawijaya Semuel Munua mengatakan, pemusnahan barang-barang jualan toko dan kios yang telah kadar luarsa dan tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat sebanyak 5 ton dan merupakan hasil pengawasan dan razia tahun 2012 lalu yang selanjutnya akan dibuang pada tempat pembuangan sampah akhir di Pisugi dengan menggunakan 2 truk.
“Selama tahun 2012 sebanyak dua kali kami melakukan razia, sebenarnya lebih efektif minimal dalam satu tahun 4 kali setiap tiga bulan , tapi karena keterbatasan dana maka rasia yang kami lakukan hanya menjelang perayaan Idul Fitri dan Hari Natal,”kata Semuel.
Menurutnya, hal itu dilakukan mengingat pada hari besar keagamaan minat masyarakat untuk membeli barang kebutuhan sangat tinggi, sehingga untuk memberikan kenyaman pihaknya melakukan pemeriksaan.
Dikatakannya, pengawasan dan rasia barang kadar luarsa merupakan tugas pokok Dinas Perindagkop Kabupaten Jayawijaya dengan tujuan melindungi masyarakat dari peredaran barang yang kadar luarsa dan telah rusak yang dapat menmbulkan penyakit serta keracunan.
“Mungkin tanggal masa berlaku masih panjang, tetapi kalengnya sudah peot serta bungkusannya sobek akhirnya barang tersebut dikatakan rusak dan tidak layak lagi dikonsumsi oleh masyarakat,”ucap Semuel.
Pada kesempatan tersebut, Semuel menghimbau kepada pedagang yang ada di kota Wamena dan sekitarnya agar melihat masa berlaku pada barang yang akan dijual dan dikonsumsi oleh Masyarakat, kepada masyarakat harus banyak bertanya kepada para pedagang tentang masa berlaku dari barang yang ingin dibeli.
“Masyarakat kalau belanja lihat dulu pada batas kadarluarsanya, dan kalau masih menemukan ada produk yang kadaluarsa lapor ke kami,”kata Semuel.
Semuael menambahkan, untuk tahun 2013 pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin, dan apabila masih ditemukan barang yang telah kadar luarsa pihaknya akan menegur langsung kepada pedagang agar tidak lagi mengedarkan kepada masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.
“Kalau ada penjual yang kedapatan masih menjual barang yang tidak layak digunakan kita akan melakukan teguran dan proses hukum terhadap penjual barang-barang yang telah kadar luarsa,”tegasnya.(naf/lmn/hpp).

sumber: http://www.harianpagipapua.com

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top