Bupati Wempi Resmikan 9 Kantor Kampung di Pelebaga

 

 

 

WAMENA – Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, S.Sos. SH. M.Par. Sabtu (30/11) secara resmi meresmikan penggunaan 9 kantor Kampung di Distrik Pelebaga Kabupaten Jayawijaya.
Humas Setda Jayawijaya Elius Wantik, S.Pd. Kepada harian pagi papua dalam press releasenya mengungkapkan, peresmian 9 Kantor Kampung se Distrik Pelebaga di tandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Bupati Wempi Wetipo pada salah satu kantor kampung yang menandakan telah beroperasinya 9 kantor kampung yang baru di bangun.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten III Sekda Jayawijaya Tonny Mayor, S.Pd, MM. Kabag Tapem Setkab Nowo Jasmani, Kabag Pemkam, Kabag Humas Marthen Medlama, S.Pd, serta para kepala distrik di wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi Wetipo, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Distrik Pelebaga dan seluruh warga masyarakatnya dimana dengan penuh inisiatif dan swadaya telah membangun 9 Kantor Kampung baru di wilayah Distrik Pelebaga,  tanpa bantuan yang berasal dari Pemerintah Daerah.
Disampaikan juga, bahwa untuk membangun kampung sendiri, sebaiknya tidak perlu hanya menunggu bantuan dari pemerintah saja, tetapi swadaya masyarakat juga perlu dilakukan guna mendukung Program Pemerintah Daerah yang ada, karena Pemerintah Daerah juga banyak program Pembangunan yang harus dilakukan pada waktu yang bersamaan.
“maka sekali lagi diperlukan niat baik masyarakat Kampung untuk membangun kampungnya sendiri, karena Kantor Kampung adalah suatu pilamo (honai) adat dimana segala persoalan kampung harus dibawah kesana dan diselesaikan bersama melalui musyawarah, seperti membagi uang Bandes, Raskin, persoalan adat, dan lain-lain” tutur Bupati Wempi.
Pembangunan kantor kampung yang dilakukan secara swadaya ini perlu diteladani oleh para kepala distrik dan masyarakat lainnya, agar dalam membangun daerah Jayawijaya tidak hanya bergantung kepada pemerintah daerah, namun kesadaran membangun fasilitas umum secara swadaya perlu ditingkatkan guna turut mendukung program pemerintah.
Pada kesempatan itu, Bupati Wempi Wetipo menghimbau kepada kepala distrik dan kepala kampung untuk dalam memimpin dan membangun kampungnya harus berpegang pada prinsip seorang pemimpin haruslah menjadi pelayan.
“Sebaiknya seorang Pemimpin haruslah menjadi pelayan, guna melihat sejauh mana penderitaan dan beban yang sedang dialami oleh masyarakat untuk membangun kampungnya, dan bila perlu seorang pemimpin berkarakter pelayan boleh hidup kedekatan bersama rakyatnya, jangan menjadi pelayan masyarakat dengan karakter tangan besi” ujar Bupati Wempi.
Dengan demikian, kemajuan Pembangunan Daerah Kabupaten Jayawijaya dengan sendirinya akan terwujud seperti yang kita harapkan dan cita-citakan bersama demi generasi kita hari ini dan masa depan yang lebih baik dan sejahtera.
Bupati Wempi juga menghimbau kepada 40 Kepala Distrik dan 322 Kepala Kampung serta seluruh komponen masyarakat, agar selama kegiatan Pembangunan Daerah Kabupaten Jayawijaya sedang berlangsung tidak boleh ada pihak-pihak yang mengacaukanya, dan kamtibmas yang telah kita jaga bersama harus terus kita perlihara.
“Jangan kekacauan situasi seperti di Distrik Prime, Kabupaten Lani Jaya beberapa saat lalu, agar setiap dusun dan kampung mulai yang terkecil harus masing-masing menjaga keamanan, mulai dari keamanan diri sendiri, kemudian keamanan daerahnya secara umum” pungkasnya.

 

sumber : http://www.harianpagipapua.com

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top