05

Pembangunan Fisik Papua Harus Dibarengi Dengan Pembangunan SDM Orang Asli Papua

| 05 Agustus 2016

WAMENA – Dalam rangkaian kunjungannya ke Papua dan Papua Barat, Ketua DPD RI Irman Gusman bersama rombongan menyempatkan mengunjungi Kabupaten Jayawijaya.
Dalam kunjungannya ke Wamena yang baru pertama kali ini, dirinya juga melakukan tatap muka dan dialog bersama tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Jayawijaya, yang berlangsung di Sasana Wio kantor bupati Jayawijaya, Kamis (4/8) 2016.
Pada kesempatan itu dalam sesi tanya jawab, Pendeta Yoram Yogobi mewakili tokoh agama mengungkapkan bahwa dirinya sangat setuju dengan tujuan pemerintah pusat untuk melakukan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia termasuk Papua.
Namun dirinya meminta agar hal tersebut tidak dibarengi dengan pemerataan penduduk, pasalnya penduduk asli Papua sangat minim dengan SDM yang belum siap, sehingga ditakutkan penduduk asli Papua akan tersingkir.
“Kami sangat setuju dengan adanya program pemerataan pembangunan, tapi jangan disertai dengan penambahan penduduk dari luar Papua,” pinta Yoram. Alasannya lanjut Yoram, Sumber Daya Manusia (SDM) orang asli Papua masih sangat minim dan dikuatirkan akan tersingkir dari tanahnya sendiri.
Untuk itu dirinya meminta kepada pemerintah pusat agar dapat melakukan pembangunan di Papua yang dibarengi dengan pemberdayaan sumberdaya manusia orang asli Papua. ”Biarkan orang Papua yang membangun negerinya sendiri,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD RI Irman Gusman mengungkapkan bahwa dirinya juga sangat setuju bahwa pembangunan di Papua harus dilakukan bersamaan dengan pembangunan SDM Papua, tidak hanya dilakukan pembangunan fisik. “Kita berikan perhatian khusus kepada Papua, oleh karena itu membangun Papua berarti masyarakatnya juga kita bangun.
“Saya setuju sekali dengan pak pendeta bahwa membangun Papua itu juga harus membangun manusianya,” tegas Gusman.
Menurutnya perhatian pemerintah saat ini adalah meningkatkan sumber daya manusia Papua menjadi hal yang utama, yang mana pembangunan Papua otomatis sekaligus akan didorong dengan pembangunan sumber dayanya.
Ia juga mengatakan bahwa percepatan pembangunan Papua juga dapat dilakukan dengan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), namun tentunya harus dilihat seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat di daerah yang dimekarkan.
Lanjutnya pada prinsipnya DPD mendukung penuh setiap aspirasi masyarakat terkait pemekaran yang menjadi salah satu tujuan dalam otonomi baru yakni untuk mensejahterakan rakyat, hanya DPD tidak bisa sendiri tetapi bersama DPR dan pemerintah.
Disamping itu, terkait kunjungan ketua DPD RI Irman Gusman pertama kali di Wamena menurut Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo SH,MH merupakan salah satu wujud penghargaan yang luar biasa setelah dua kali kunjungan Presiden Jokowi ke Wamena.
Bupati Wempi berharap dengan dialog yang telah dilakukan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat di Kabupaten Jayawijaya dapat menjadi catatan bagi pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk memajukan kabupaten Jayawijaya.
“Mudah-mudahan dengan pikiran-pikiran konstruktif yang disampaikan masyarakat dapat menjadi catatan bagi semua pihak untuk memajukan kabupaten Jayawijaya. “Harus ada kemauan dan komitmen kerja nyata untuk memajukan tanah Papua khususnya kabupaten Jayawijaya, sesuai dengan motto ‘yogotak hubuluk motok hanorogo’ yang artinya kita menghendaki hari esok harus lebih baik dari hari ini,”pungkasnya. (Vin)






Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

01 November 2017

WAMENA - Sebanyak 39 dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya, belum terjangkau internet, demikian...

01 November 2017

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar pertemuan bersama Tim Ciber Pungli yang ...

01 November 2017


WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menerima penilaian tertinggi LKPD at...

01 November 2017

WAMENA – Kepala Kantor Seksi Logistik Perum Bulog Wamena Ahmad...

24 September 2017

Wamena – Menyambut tahun baru Islam 1 Muharra...

19 September 2017

WAMENA  – Kesetaraan Gender sebagai salah satu langkah un...