18 Mei

Ada Enam Sumber Pendapatan Kampung

| 18 Mei 2016

Wamena - Sosialisasi Dana Desa dan Dana Transfer, diharapkan dapat memberikan pencerahan dan persamaan persepsi dalam pengelolaan dana desa dan pengelolaan dana transfer ke daerah seperti DAU, DAK dan dana bagi hasil lainnya.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua, SE., M.Si., saat kegiatan Sosialisasi Dana Desa dan Dana Transfer di Gedung Ukumiarek Asso, Wamena, Rabu (18/5).

Dikatakan, penggunaan dana desa sesuai dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa dan Pemendagri No. 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa mulai diterapkan tahun 2014.

“Dana desa yang digunakan untuk masing-masing kampung langsung ditransfer ke rekening kampung. Alokasi dana desa di Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2016 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun anggaran 2015 lalu, dan penyaluran tahun 2016 belum semuanya tersalurkan karena ada kampung yang belum melaporkan pertanggungjawaban, sedangkan realisasi penggunaan tahun 2015 dan APBK  2016 sedang dalam proses transfer,” ujarnya.

Diakuinya bahwa, dalam tingkat penggunaan dana desa masih perlu mendapatkan bimbingan, sehingga dengan kehadiran Dirjen Kemenkeu diharapkan dapat memberikan sosialisasi sekaligus pencerahan kepada Aparatur Kampung di Kabupaten Jayawijaya. 

Kepala Dirjen Perimbangan Keuangan RI, Budiarso Teguh Widodo mengatakan dalam pengelolaan keuangan dana desa perlu dilakukan pendampingan dari pihak kabupaten terutama dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan, tetapi juga ada pendamping dari pusat kementerian desa.

Diakuinya bahwa, memang selama ini untuk laporan agak sulit terutama dari kampung ke kabupaten karena jarak wilayah yang jauh, sehingga dalam penyampaian laporan dan penggunaan dana desa dapat dibuatkan laporan yang sederhana saja seperti berapa dana yang diterima dan digunakan untuk apa.

Diharapkan juga bahwa dalam membuat regulasi hendaknya melibatkan pemerintah daerah sehingga regulasi yang dihasilkan dapat mewakili seluruh daerah di Indonesia dengan berbagai permasalahan, dan tidak menimbulkan distorsi termasuk dalam pelaporan SPJ yang tidak harus  menunggu seluruh kampung selesai, namun kampung yang sudah membuat laporan dapat dilayani, sehingga dananya juga bisa di salurkan lebih cepat.

Adapun dana desa/kampung dibagi sesuai dengan wilayah, jumlah penduduk karena ada 6 sumber dana yang akan dialokasikan ke kampung, yaitu  alokasi dana kampung dari salah satu pendapatan dana kampung melalui DAU, Pajak dan retribusi daerah, bantuan dari APBD Daerah atau Provinsi, dari sumbangan hibah dan pendapatan kampung yang sah. (Titus/Humas).

 


Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

24 September 2017

Wamena – Menyambut tahun baru Islam 1 Muharra...

19 September 2017

WAMENA  – Kesetaraan Gender sebagai salah satu langkah un...

19 September 2017

Wamena  – Perhatian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat ...

19 September 2017

WAMENA  – Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH yang diw...

09 September 2017

Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus berbenah diri d...

26 Agustus 2017

WAMENA  – Minat wisatawan domestik dan wisatawan mancaneg...