19

Diklat Pim IV Ditutup

| 19 September 2017

WAMENA  – Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH yang diwakili Asisten I Drs. Tinggaal Wusono, M.AP mengatakan pejabat struktural eselon IV memainkan peran yang sangat menentukan dalam membuat perencanaan dan pelaksanaan kegiatan instansi, memimpin dan membawa serta seluruh mitra kerja untuk melaksanakan semua kegiatan secara efektif dan efisien. Hal itu dikatakan Wusono saat menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Kamis (14/9) bertempat di Sanggar Siloam Wamena.

Dikatakan, dengan adanya Diklat Pim IV ini diharapkan terjadi penguatan secara operasional pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan para pejabat pelaksananya. “Penyelenggara dituntut untuk membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan sebagai pemimpin operasional yang berkompeten agar dapat menunjukkan kinerjanya dalam merancang suatu perubahan di unit kerjanya dan mampu memimpin perubahan itu sendiri,” tegas Wusono.

Wusono memberikan penekanan dan meminta kepada seluruh pimpinan OPD untuk mengawal anggaran perubahan dari masing-masing peserta Diklat, sehingga dapat dipastikan para pejabat yang mengikuti Diklat dapat dilakukan secara berkesinambungan.

“Untuk pelaksanaan Diklat ini Pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah mengeluarkan biaya sangat banyak, jika tidak diawasi dan dimanfaatkan secara baik, akan menjadi sia-sia yang berakibat tidak berkembangnya pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Wusono.
Ia juga minta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) selaku instansi teknis penyelenggara diklat untuk melakukan monitoring dan evaluasi para peserta diklat dan anggaran perubahan yang telah dilakukan sebagai bahan evaluasi kinerja BKD,” ujarnya.

Hal itu perlu dilakukan bertujuan untuk pengembangan karier pejabat struktural berikutnya, ketika proses evaluasi itu dilakukan secara terstruktur maka diharapkan BKD sudah bisa
merencanakan dalam pendidikan diklat berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kabupaten Jayawijaya, Heronimus Huby berharap dalam kesempatan yang sama melaporkan, setelah peserta selesai mengikuti diklat dan kembali ke OPD masing-masing, dapat membawa perubahan kinerja yang baru, terutama melaksanakan tupoksi masing-masing karena telah dibekali dengan ilmu pengetahuan selama 3 bulan.

“Diharapkan peserta diklat dapat membawa satu inovasi baru ke OPD masing-masing
terkait dengan pelayanan public, pengelolaan administrasi, keuangan dan lainnya,” ungkapnya.
“Dari 50 orang peserta, 24 orang dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan  26 orang lulus dengan predikat cucup memuaskan, dengan demikian 100 persen peserta lulus,” tandasnya.


Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

01 November 2017

WAMENA - Sebanyak 39 dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya, belum terjangkau internet, demikian...

01 November 2017

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar pertemuan bersama Tim Ciber Pungli yang ...

01 November 2017


WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menerima penilaian tertinggi LKPD at...

01 November 2017

WAMENA – Kepala Kantor Seksi Logistik Perum Bulog Wamena Ahmad...

24 September 2017

Wamena – Menyambut tahun baru Islam 1 Muharra...

19 September 2017

WAMENA  – Kesetaraan Gender sebagai salah satu langkah un...