24 Mar

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN JAYAWIJAYA YANG HARUS MENYIKAPI TEMA MUSREMBANG RKPD 2018 DENGAN PROGRAM KEGIATAN UNGGULAN

| 24 Maret 2017

Sesuai tema Musrembang RKPD 2018 kabupaten Jayawijaya tahun 2017 kemarin yang di buka secara langsung oleh Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo,”Mewujudkan SDM berkualitas dan penerapan IPTEK yang unggul, pelayanan dasar, infrastruktur daerah promosi kepariwisataan, investasi daerah, pengembangan ekonomi lokal dan pengelolaan SDA dalam rangka pencapaian daya saing daerah”, ini cukup menarik.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Drs. Alpius Wetipo sesaat setelah acara pembukaan berakhir, dirinya menyatakan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijay harus membuat program kegiatan unggulan sehingga dapat menjawab tantangan pembangunan infrastruktur daerah promosi pariwisata dapat tercapai.

Program Kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pada tahun 2017 ini telah menggangarkan dana DAK yang diperuntukkan bagi beberapa pembangunan standar fasilitas obyek pariwisata, diantaranya lokasi Ari Terjun Napua, Taman Wisata Lembah Senyum di Welesi, Taman Wisata Alam Kasuari di Sogokmo dan Taman Wisata Goa Lokale di Usilimo.

“Anggaran Dana DAK yang dialokasikan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan sarana taman, kamar ganti dan kamar mandi (WC), pemasangan lampu taman dan perbaikan areal parkir”, kata Kepala Dinas Kebudpar sambil tersenyum lebar.

Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo dalam arahannya menyatakan bahwa setiap SKPD diharapkan tidak membuat program-program kegiatan fisik untuk tahun 2018 mendatang dengan anggaran yang berat-berat karena pada tahun tersebut, jabatan Bupati dan Wakil Bupati akan berakhir sehingga tidak membuat pemerintah berutang, hal ini juga menjadi perhatian khusus dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dituntut agar melakukan publikasi dan promosi yang semakin gencar.

Adapun hasil survey dan pengumpulan data yang dilakukan pada bulan Maret 2017 ini, Jumlah Usaha Pariwisata di bidang Perhotelan sudah mulai berkembang jumlahnya dari 20 hotel menjadi 27 hotel. Adapun jumlah kamar dan fasilitas penunjang keseluruhan hotel sebanyak 423 buah, ini menghindikasikan masih perlu pengembangan dan penambahan jumlah kapasitas kamar sehingga diharapkan jumlah kunjungan wisata tahun lalu sebanyak 32.682 wisatawan, namun tahun ini meningkat jumlahnya menjadi  43.915 baik wisatawan nusantara maupun mancanegara akan bertumbuh lebih banyak lagi setiap tahunnya.

Jika promosi akan lebih di tingkatkan, maka sarana dan prasarana penunjang lainnya pun harus kami perhitungkan dalam program kerja sehingga dapat seimbang, antara promosi dan hasil promosi serta capaian yang ingin dicapai pada tahun ini dan tahun 2018 mendatang.

“Jangan sampai kami membuat program promosi besar-besaran, namun daya tampung wisman dan wisnus yang dapat ke Jayawijaya tidak mampu melayaninya, sehingga ada beberapa sektor lainnya yang juga menjadi perhatian kami”, tutur Kadis Kebudpar, Drs. Alpius Wetipo.

“Besar Harapan kami, semua program-program yang telah kami susun, dapat di akomori pada saat pemaparan bersama instansi terkait dalam hal ini Bapeda”. Tambah Drs. Alpius Wetipo.


Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

01 November 2017

WAMENA - Sebanyak 39 dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya, belum terjangkau internet, demikian...

01 November 2017

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar pertemuan bersama Tim Ciber Pungli yang ...

01 November 2017


WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menerima penilaian tertinggi LKPD at...

01 November 2017

WAMENA – Kepala Kantor Seksi Logistik Perum Bulog Wamena Ahmad...

24 September 2017

Wamena – Menyambut tahun baru Islam 1 Muharra...

19 September 2017

WAMENA  – Kesetaraan Gender sebagai salah satu langkah un...