19

KemenkumHAM,USAID Bersama Mitra Kerja Monitoring Program Pencegahan Kekerasan Gender di Jayawijaya

| 19 September 2017

WAMENA  – Kesetaraan Gender sebagai salah satu langkah untuk mensejajarkan persamaan derajat antara kaum pria dan wanita mendapat perhatian serius dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan Ham dan Amerika Serikat bersama mitra kerjanya.

Hal itu diwujudkan dengan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi program terkait pencegahan kekerasan gender. Lembaga yang perduli terhadap kesetaraan gender seperti Kementrian Hukum dan HAM, Bappenas, Sekneg dan USAID melakukan monitoring langsung ke Kabupaten Jayawijaya, yang dilaksanakan di dua kampung dari distrik Wamena Kota dan Distrik Asologaima.

“Kami ingin melihat program yang sudah berjalan satu tahun ini sudah berjalan sampai sejauh mana, apakah program ini tepat sasaran dan memberikan kontribusi edukasi kepada masyarakat,” kata Haru Tamtomo Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi saat ditemua di Sasana Wio Kantor Bupati, Rabu (13/9).

Menurutnya, pencegahan terhadap terjadinyakekerasan terhadap wanita dan anak wajib dilakukan sedini mungkin dan itu membutuhkan peran aserta dari semua elemen bangsa yang ada di Jayawijaya,” ujar Tamtomo.

“Hal itu bertujuan, pemikiran warga masyarakat di Kabupaten Jayawijaya akan semakin luas dan baik sehingga kapasitas bermasyarakat kita, akan menjadi lebih baik,” ungkap Haru Tamtomo, selaku pelaksana Program bersama USAID di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Jayapura.

“Berdasarkan survey bapenas dan USAID serta didukung dengan hasil pemetaan mitra LSM yang ada di dua kabupaten tersebut, kampung-kampung yang menjadi lokasi pelaksanaan program bersama ini angka kekerasan terhadap gender cukup tinggi,” ujarnya.


“Pelaksanaan program tahun kedua ditahun 2018, akan dikembangkan di Papua Barat dan pada tahun ke tiga dan keempat akan dikembangkan di Maluku dan Maluku Utara, karena berdasarkan hasil survey kekerasan terhadap perempuan di Indonesia timur khususnya masih cukup tinggi,” katanya.

Diharapkan melalui program bersama yang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya ini bisa mengurangi dan meminimalisir adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Pada kesempatan yang sama, Asisten I Drs.Tinggal Wusono, M.AP memberikan apriasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada USAID telah melakukan pendampingan kepada para korban tindak kekerasan.

“Memang untuk focus pendampingan masih dilakukan pada dua kampung di distrik Wamena Kota dan Asologaima, diharapkan dengan adanya pendampingan ini, penanganan kasus akan semakin baik dan terjadi penguatan pada petugas yang melakukan penanganan,” ujarnya.

“Untuk lebih mencapai tujuan yang diinginkan, akan dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami dan mengerti bahwa tindakan kekerasan itu tidak sesuai dengan ketentuan yang ada di dalam undang-undang.”Dengan pendampingan selama kurang lebih 5 tahun kedepan bisa dilakukan pengembangan yang lebih baik lagi, tidak hanya focus di dua distrik, tapi juga pada distrik-distrik yang lain,” ujarnya.

‘Dengan demikian kasus yang terjadi akan makin sedikit bahkan tidak ada lagi, sehingga kehidupan masyarakat akan lebih baik dan sejahtera. “Hal yang tidak kalah pentingnya, lanjut Wusono, ada penguatan kapasitas SDM baik pada OPD dan petugas dilapangan, selain itu juga upaya pendampingan terhadap korban serta percepatan penyusunan regulasi yang berkaitan erat dengan penanganan kasus,” tandasnya.


Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

24 September 2017

Wamena – Menyambut tahun baru Islam 1 Muharra...

19 September 2017

WAMENA  – Kesetaraan Gender sebagai salah satu langkah un...

19 September 2017

Wamena  – Perhatian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat ...

19 September 2017

WAMENA  – Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH yang diw...

09 September 2017

Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus berbenah diri d...

26 Agustus 2017

WAMENA  – Minat wisatawan domestik dan wisatawan mancaneg...