17 Mei

11 Poin Kesepakatan Di Tandatangani Terkait Kasus Kekerasan Petugas Kesehatan

| 17 Mei 2016

Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama Anggota FKPD, TNI, Polri, Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, telah menandatangani 11 poin kesepakatan sebagai bentuk kesepahaman bersama dalam menjawab aspirasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Jayawijaya.

Kesebelas poin ini dihasilkan menyikapi adanya peristiwa percobaan pemerkosaan yang dilakukan oknum tidak dikenal terhadap salah seorang bidan yang yang akan melaksanakan tugas di perbatasan Distrik Libarek dan Witawaya Kabupaten Jayawijaya beberapa waktu lalu, penandatanganan kesepakatan ini berlangsung di Sasana Wio, kantor Bupati Wamena, Selasa (17/5).

Isi dari 11 poin kesepakatan, yakni pertama, mengutuk segala bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kabupaten Jayawijaya; kedua, aparat keamanan siap membantu memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dan petugas kesehatan; ketiga, Kepala Distrik dan Kepala Kampung siap menjaga keamanan dan membantu tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan.

Poin keempat, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala suku, tokoh pemuda siap membantu menjaga situasi keamanan di daerah masing-masing; kelima, Polres jayawijaya siap mengantar jemput tenaga kesehatan apabila dibutuhkan; keenam, Polres Jayawijaya siap melakukan pengejaran terhadap pelaku; ketujuh, Kodim 1702 Jayawijaya siap bekerjasama dengan semua sektor dalam memulihkan situasi keamanan; kedelapan, tenaga kesehatan siap berkoordinasi dengan semua pihak dalam melakukan pelayanan. 

Sembilan, DPRD Jayawijaya siap bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan masalah yang terjadi sampai tuntas; kesepuluh, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya siap memfasilitasi pertemuan berkala dalam rangka mengevaluasi situasi kamtibmas; sebelas, setelah kesepakatan ini para petugas siap melaksanakan tugas diwilayah kerja masing-masing.

Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo S.Sos, M.Si mengatakan kalau ada kejadian seperti ini lagi maka diharapakan kepada Kepala Distrik dan Kepala Kampung dapat segera melaporkan kepada pihak yang berwajib  agar segera ditangkap dan diproses hukum.

Lanjut Sekda, setelah penandatanganan kesepakatan ini diharapkan agar para petugas yang tadinya melakukan aksi mogok dapat kembali bekerja seperti biasanya.

Mewakilli Pemerintah Daerah, Sekda Walilo menghimbau kepada petugas kesehatan bahwa hal ini merupakan tugas pelayanan kemanusiaan, sehingga semua dapat kembali bertugas, sedangkan kepada masyarakat, Sekda menghimbau supaya sama-sama memberikan kenyamanan dan jaminan keamanan kepada para petugas, jangan ada yang berbuat hal seperti itu lagi.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri kepala Badan Pemeberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Papua, Anike Rawar, Kapolres Jayawijaya, Dandim 1702 Wamena, dan Pastor Jhon Jonga. Serta 130 Bidan PTT Desa. (Titus/Humas).

 


Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

23 Agustus 2017

WAMENA – Dua periode masa kepemimpinan Bupati Wakil Bupati Jay...

23 Agustus 2017

WAMENA (HPP) – Karnaval Budaya Nusantara merupakan salah satu ...

16 Agustus 2017

WAMENA - Bupati Kabupaten Jayawijaya, Wempi Wetipo SH,MH,Senin (07/8...

16 Agustus 2017

WAMENA – Festival Budaya Lembah Baliem merupakan festival tert...

20 Juli 2017

PEMDA/WAMENA (HPP) – Terkait penyerapan anggaran di lingkungan...

19 Juli 2017

PEMDA/WAMENA (HPP) – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya me...