03 Apr

Gubernur : Perbaikan Taraf Hidup dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Harus Jadi Prioritas Dalam Musrenbang Otsus

| 03 April 2017

PEMDA/WAMENA (HPP) – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe menegaskan kepada para kepala SKPD pengelola otsus baik kabupaten/kota maupun provinsi agar dapat benar-benar menyimak dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat terutama yang berkaitan dengan perbaikan taraf hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya orang asli Papua.
Hal ini disampaikan gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Sekertaris Bappeda Provinsi Papua, Adolof Kambuaya, pada pembukaan MUSRENBANG  OTSUS Papua di Wilayah Adat Lapago Tahun 2017 yang berlangsung di Gedung Sasana Wio Kantor Bupati Jayawijaya, Kamis (30/03)
“Secara khusus saya tegaskan kepada para kepala BAPPEDA Kabupaten/Kota  agar program atau kegiatan yang nantinya dispakati dalam musrenbang otsus ini harus diintegrasikan dengan hasil-hasil  musrenbang RKPD kabupaten/kota,” ungkapnya dalam membacakan sambutan gubernur papua.
MUSRENBANG  OTSUS Papua di Wilayah Adat Lapago Tahun 2017 yang dilakukan pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Bappeda sebagai terobosan dan upaya untuk memenuhi hak—hak dasar masyarakat asli Papua melalui pelaksanaan Otonomi Khusus yang telah diberlakukan selama kurang lebih 15 tahun.
Sehingga dirasa perlu untuk melaksanakan MUSRENBANG  OTSUS pada lima Wilayah Adat yang ada di Papua termasuk Lapago, yang diikuti oleh tujuh kabupaten.
Pada kesempatan tersebut gubernur mengharapkan melalui forum ini dapat membawa perubahan dalam hal peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua.
“Selama ini banyak yang mengatakan bahwa OTSUS Papua gagal, dana otsus papua banyak dikorupsi dan disalahgunakan, maka melalui kegiatan ini musrenbang otsus ini saya harapkan kita mampu menjawab keraguan atau stigma-stigma tersebut,” jelasnya.
Lanjutnya, sejak di desentralisasikan dana otsus sebesar 80% kepada pemerintah kabupaten/kota, dan 20% kepada pemerintah provinsi, maka harus dipastikan satu rupiah dana otsus yang dipergunakan harus sampai ke tangan rakyat dan memberika manfaat yang besar bagi orang asli papua.
Gubernur juga menakankan agar forum ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengidentifikasi permasalahan  dan kebutuhan pembangunan masyarakat asli papua termasuk membicarakan permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam implementasi urusan bersama yakni PROSPEK, Kartu Papua Sehat (KPS) GERBANG MAS HASRAT Papua, dan Pendidikan Lintas Kabupaten Kota.
“Forum ini juga harus dimanfaatkan untuk menyelaraskan usulan rencana penggunaan dana otsus pemerintah kabupaten/kota dan provinsi,” pungkasnya.
Sementara itu, usai membuka kegiatan MUSRENBANG  OTSUS Papua di Wilayah Adat Lapago Tahun 2017 bersama Sekertaris Bappeda Provinsi Papua, Bupati Jayawijaya yang diwakili Wakil Bupati Jayawijaya Jhon R.Banua mengatakan bahwa musrenbang yang baru pertamakali dilaksanakan ini sangat baik sekali, untuk bagaimana setiap kabupaten di wilayah lapago dapat melaksanakan program pembangunan yang baik kedepan dengan menggunakan dana otsus.
“Selama ini kan kita harus ke Jayapura untuk pembahasan, sehingga dengan dilakukan musrenbang otsus di daerah yang dibagi sesuai wilayah adat ini maka secara tidak langsung memberikan kesempatan kepada kita untuk bisa lebih melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita di wilayah pegunungan tengah ini,” ungkapnya.
Lanjut wakil bupati, pemerintah kabupaten Jayawijaya selama ini menggunakan dana otsus untuk membangun kesehatan, pendidikan, ekonomi masyarakat, dan a dana otsus di kabupaten Jayawijaya direalisasikan kepada masyarakat seutuhnya.
“Tidak ada yang kita gunakan untuk pembangunan fisik yang mana untuk tahun 2017 ini kabupaten Jayawijaya mendapatkan kurang lebih 117 milyard yang semuanya itu kita gunakan untuk kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan,” tandasnya. (Vin)


Komentar  (0)


Silahkan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar

Jika belum terdaftar silahkan Registrasi terlebih dahulu

Atau gunakan akun google anda untuk registrasi

Berita terakhir

21 Juni 2017

Surat Edaran nomor : 003/69/69/SET

Tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari ...

20 Juni 2017

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik I...

20 Juni 2017

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Badan Perencanaan Pembanguna...

10 April 2017

WAMENA – Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH yang diwakili ...

10 April 2017

WAMENA – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Kepala Dinas ...

10 April 2017

WAMENA – Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara mudah da...